Kamis, 4 Juni 2026

Merasa Tertipu, Member Aplikasi Smart Walet Jombang Akan Laporkan Vendor ke Pihak Berwajib

Photo Author
Teguh Setiawan, Nawacita Post
- Kamis, 4 April 2024 | 15:22 WIB
Korban Aplikasi Smart Walet Wiji Sobirin (foto istimewa)
Korban Aplikasi Smart Walet Wiji Sobirin (foto istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Kasus penipuan melalui aplikasi Smart Wallet telah menggemparkan warganet di seluruh tanah air.

Aplikasi ini awalnya mendapat sorotan karena klaimnya sebagai platform trading resmi yang menjanjikan keuntungan instan bagi para membernya.

Namun, kenyataannya, seluruh member dikabarkan menjadi korban prank dari aplikasi ini.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Nomor Whatsapp 087748312307 Gunakan Foto Profil Pj Gubernur Banten Al Muktabar

Langkah hukum itu diambil menyusul banyaknya korban investasi dari aplikasi Smart Wallet yang tidak bisa melakukan Withdraw (WD) atau penarikan modal maupun keuntungan yang telah dijanjikan.

Wiji Sobirin yang sempat mengaku sebagai leader, kini ia mengakui kesalahan dengan mengajak ikut serta ratusan anggota dalam kegiatan investasi Smart Wallet. Dirinya tidak tahu jika kegiatan investasi Smart Wallet bakalan bermasalah.

Baca Juga: Awas!!! Penipu di Medsos Mengaku Polisi dan Pakai Seragam

"Saya tidak tahu karna apa kita selalu mengasih informasi sesuai dengan informasi yang ada di aplikasi dan saya tidak pernah menambahi informasi tersebut sesuai dengan keluar jalur dari aplikasi," kata Wiji kepada wartawan, Kamis (4/4/2024).

Menurut Wiji Sobirin, biarpun aplikasi sekarang masih normal dan masih bisa di buka dirinya sebagai pembawa aplikasi merasa tertipu.

Baca Juga: Polisi Bekuk Penipu Kaesang Pangarep

"Dengan ini saya mau mengupayakan langkah - langkah hukum untuk melaporkan vendor - vendor yang bekerja sama dengan aplikasi Smart Wallet seperti PT Fitri Berkah Utama, PT Bhakti Abi Jasa dan yang terbaru PT Anugerah Pratama Jaya," terangnya.

Untuk itu, Wiji Sobirin merasa bersalah dengan anggota dan meminta maaf kepada semua rekan - rekan anggota Smart Wallet dibawah naungannya.

Baca Juga: Satgas PASTI Stop BBH Indonesia dan Smart Wallet yang Terindikasi Penipuan

"Saya mohon maaf dengan setulus hati saya karena saya juga tertipu bahkan saya juga tertipu ini aset saya uang segar saya hampir Rp 400.000.000 (empat ratus juta rupiah)," jelasnya.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini