Kamis, 4 Juni 2026

Gelar Rembuk Stunting, Catat Rumusan dan rencana kegiatan DP3AK Jatim!

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 14 Maret 2024 | 16:38 WIB
DP3AK Jatim menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, pada Rabu (13/3/2024) (Istimewa)
DP3AK Jatim menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, pada Rabu (13/3/2024) (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur (DP3AK Jatim) menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jawa Timur.

Acara ini berlangsung di Surabaya pada Rabu (13/3/2024) dan dihadiri oleh sekitar 100 anggota TPPS Jatim serta Kepala DP3AK Jatim, Tri Wahyu Liswati.

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Benny Sampirwanto, membuka kegiatan tersebut mewakili Pj. Sekdaprov Jatim.

Baca Juga: Tinjau Lokasi Banjir, Pj Gubernur Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

Dalam sambutannya, Benny Sampirwanto menekankan pentingnya peningkatan kinerja TPPS untuk mencapai penurunan stunting yang lebih signifikan. Meskipun angka prevalensi stunting di Jatim telah turun dari 23,5% menjadi 19,20%, Benny mengingatkan bahwa masih perlu lebih banyak upaya untuk mencapai target nasional 14%.

Tujuan utama dari rembuk stunting ini adalah untuk memperkuat mekanisme perencanaan dan penganggaran pada TPPS guna menurunkan stunting. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan identifikasi tantangan, evaluasi keberhasilan, dan rancangan langkah-langkah yang lebih efektif.

Selain itu, Kepala DP3AK Jatim, Tri Wahyu Liswati, menjelaskan bahwa rembuk stunting juga bertujuan untuk meringkas hasil analisis situasi dan merencanakan kegiatan intervensi penurunan stunting yang terintegrasi di Jawa Timur.

Baca Juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan UB Halal Award Kategori Pemerintah Daerah

Ada tiga hasil yang diharapkan dari kegiatan ini, yaitu rumusan program kegiatan prioritas, komitmen bersama edukasi gizi masyarakat, dan rencana kerja koordinasi lintas sektor TPPS.

Beberapa narasumber diundang untuk membawakan materi berbeda, termasuk perwakilan Bappeda Jatim, Dinkes Jatim, dan Kepala BKKBN Jatim. Diharapkan bahwa materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat membantu memandu TPPS Jatim ke arah yang lebih tepat sasaran.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Asisten I Setdaprov Jatim Benny Sampirwanto bersama perwakilan Bappeda Jatim, Kadinkes Jatim, Kepala DP3AK Jatim, dan Kepala Perwakilan BKKBN Jatim sebagai komitmen dalam upaya penurunan stunting di Jawa Timur tahun 2024. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini