NAWACITAPOST.COM - Komisioner Komisi Informasi (KI) Jatim, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jatim, dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim menggelar kegiatan 'Coffee Morning' pada Jumat (26/1/2024) di kantor KPID Jatim, Surabaya.
Diskusi ini merupakan langkah konkret untuk menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan digelar pada 14 Februari mendatang.
Ketua KI Jatim, Edi Purwanto, Kepala ORI Perwakilan Jatim Agus Muttaqin, dan Ketua KPID Jatim Imanuel Yosua Tjiptosoewarno hadir dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Pedagang Sambut Baik Penataan THP Kenjeran: Abdul Ghoni Optimis Tingkatkan Omset
Mereka berdiskusi tentang pemilu yang akan diikuti oleh lebih dari 204 juta pemilih, dengan Jawa Timur sendiri memiliki 31.402.838 pemilih dari total 41,1 juta penduduk.
Selain membahas pemilu, diskusi juga melibatkan dialog seputar tugas pokok dan fungsi masing-masing lembaga, penguatan dan revitalisasi kelembagaan, kolaborasi untuk optimalisasi kinerja, dan peningkatan layanan untuk menjamin hak publik.
Edi Purwanto mengungkapkan harapannya terkait aksesibilitas informasi penyelenggaraan Pemilu.
Baca Juga: Warga Surabaya Resah dengan Tarif Retribusi Prewedding di Alun-Alun
"Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal implementasi keterbukaan informasi publik oleh penyelenggara dan peserta Pemilu," ujarnya.
Agus Muttaqin dari ORI Perwakilan Jatim menekankan pentingnya penyelenggaraan Pemilu yang terbebas dari maladministrasi, penyalahgunaan wewenang, diskriminasi, dan pengabaian prosedur layanan publik.
Ketua KPID Jatim Imanuel Yosua Tjiptosoewarno menyoroti keseimbangan, akurasi, dan prinsip demokrasi dalam pemberitaan atau konten Pemilu di media penyiaran.
Baca Juga: Jejak Aksara Jawa di Pemkot Surabaya, 78 Kantor Pemerintahan Sudah Terpasang
Di akhir pertemuan, tiga lembaga tersebut menyatakan komitmen untuk berkolaborasi dalam memberikan layanan optimal kepada masyarakat Jatim sesuai tupoksinya. Mereka juga berencana melanjutkan kegiatan 'Coffee Morning' secara reguler.
Turut hadir dalam diskusi empat Komisioner KI Jatim lainnya, yaitu Elis Yusniyawati, A. Nur Aminuddin, M. Sholahuddin, dan Yunus Mansur Yasin, serta Komisioner KPID Jatim, Ahmad Afif Amrullah. ***
Artikel Terkait
Tanpa Izin, Kedai Minuman Beralkohol di Surabaya Kembali Disegel Satpol PP
DP3APPKB Surabaya Ungkap Faktor Penyebab Kekerasan Perempuan dan Anak
Capaian Luar Biasa, Imunisasi Polio di Surabaya Tembus 103,64 Persen
Parkir Non Tunai Semakin Mudah, Pemkot Surabaya Rilis Voucher di Taman Bungkul dan Balai Kota
Prestasi Maksimal, Pemkot Surabaya Raih Predikat Memuaskan dari KemenPAN RB untuk SPBE
Revitalisasi Kota Tua: Taman Sejarah Surabaya Diperkaya dengan Museum dan Monumen Bersejarah
Jejak Aksara Jawa di Pemkot Surabaya, 78 Kantor Pemerintahan Sudah Terpasang
Warga Surabaya Resah dengan Tarif Retribusi Prewedding di Alun-Alun
Pedagang Sambut Baik Penataan THP Kenjeran: Abdul Ghoni Optimis Tingkatkan Omset