Kamis, 4 Juni 2026

Festival Rujak Uleg dan Spirit Gotong Royong, DPRD Surabaya Ajak Warga Lestarikan Tradisi

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Minggu, 18 Mei 2025 | 13:58 WIB

NAWACITAPOST.COM – Ribuan warga tumpah ruah memadati Bekas Taman Remaja Surabaya (TRS) pada Sabtu, 17 Mei 2025, untuk merayakan Festival Rujak Uleg yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732. Lebih dari sekadar pesta kuliner, tradisi tahunan ini sarat dengan pesan kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya lokal.

Festival yang sudah digelar selama dua dekade ini tetap memikat hati warga. Tahun ini, tema “The Legend of THR” mewarnai kreativitas para peserta yang tampil dengan kostum meriah sambil mengulek rujak secara kolosal di atas cobek raksasa.

Anggota DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemkot Surabaya dalam menjaga warisan budaya ini. Ia menilai, antusiasme masyarakat dan kehadiran perwakilan dari Kementerian Pariwisata menjadi bukti keberlanjutan nilai-nilai lokal.

Baca Juga: Warga Pakis Keluhkan Lambatnya realisasi Pavingisasi, Tubagus: Rakyat Ojok di-PHP Thok Rek!

"Festival Rujak Ulek ini sudah 20 tahun diadakan dan antusiasme masyarakat Surabaya untuk hadir, dan juga tadi ada dari Kementerian Pariwisata ini menunjukkan kita konsisten untuk menjaga kearifan lokal," ujar Yona usai mengikuti festival.

Yona juga membagikan pengalamannya saat turut mengulek rujak bersama jajaran Pemkot. Ia menyebut bahwa rasa nikmat rujak tidak hanya berasal dari bumbunya, tetapi juga dari keikhlasan hati.

"Karena kita nguleknya dengan hati, apapun kalau kita lakukan dengan hati pasti hasilnya yang terbaik," ungkap politisi Partai Gerindra tersebut.

Baca Juga: Tahunan Warga Kedung Rukem Minim PJU, Budi Leksono Siap Kawal

Lebih jauh, Yona menyoroti filosofi mendalam dari rujak uleg yang mencerminkan keberagaman masyarakat Surabaya. Menurutnya, campuran beragam bahan seperti sayur dan buah menciptakan cita rasa harmonis yang menggambarkan persatuan dalam perbedaan.

"Rujak Ulek bahwa itu beragam kondimennya, ada sayur, ada buah, rasanya nanu-nanu bercampur tetapi menjadi sebuah rasa yang sangat lezat," jelas Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu.

"Itulah warga Kota Surabaya, warga Kota Surabaya ini heterogen, majemuk, berbagai macam tetapi nampak sangat indah. Ini adalah bentuk dari sebuah unity in diversity," imbuhnya, yang juga dikenal sebagai pemilik Yebe Trans.

Baca Juga: Reses dan Tasyakuran di Kupang Gunung, Agoeng Prasodjo Siap Fasilitasi UMKM dan Rutilahu

Di momen istimewa peringatan ulang tahun Kota Pahlawan ke-732 ini, Yona menyampaikan harapannya agar festival-festival budaya seperti Rujak Uleg terus dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata.

"Selamat Hari Jadi Kota Surabaya, mudah-mudahan event-event seperti ini tidak akan pernah lekang oleh waktu, semoga ke depan akan menjadi jauh lebih baik, tentu ini adalah wujud dari kebersamaan masyarakat Kota Surabaya," pungkasnya. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini