Minggu, 19 Juli 2026

Curanmor Marak, DPRD Surabaya Ingatkan Walikota Eri Tak Asal Tuduh Daerah Lain

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 17 April 2025 | 09:28 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo (Nawi)
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Pernyataan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menyebut pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bukan berasal dari warga Kota Pahlawan, tetapi dari luar daerah, menuai sorotan tajam dari DPRD Surabaya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menilai Eri harus berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan yang menyangkut tindak kriminal, apalagi jika mengaitkannya dengan asal-usul pelaku.

"Oh ya intinya kan kalau di bab itu ya, itu harus teliti, sudah ada data statistik enggak? Ketika ada pelaku pencurian ini warga Surabaya atau bukan yang melakukannya," tegas Cahyo, Rabu (16/4).

Baca Juga: 'Kabinet Surabaya Berkah', Yona Bagus Ingatkan Wali Kota Tolak Figur Titipan Tak Kompeten

Menurut Cahyo, jika memang Wali Kota memiliki data yang menunjukkan pelaku berasal dari luar kota, sebaiknya tidak disampaikan secara terbuka kepada publik. Hal tersebut demi menghindari kesan menyudutkan daerah lain, terutama wilayah tetangga.

“Kalau memang dia berasal dari situ, eh ini warga mu begini. Tapi itu tentu perlu dianalisa lagi kalau memang itu betul seperti itu,” tukasnya.

Cahyo menegaskan pentingnya koordinasi antarpemerintah daerah jika memang data menunjukkan adanya keterlibatan warga luar dalam kasus-kasus kriminal di Surabaya. Langkah tersebut dinilai lebih solutif dan strategis ketimbang menyampaikan tuduhan secara terbuka.

Baca Juga: Ketua Komisi B Kritik Penertiban Jukir Liar yang Terkesan Reaktif

"Harus ada komunikasi dan analisa bersama, jangan langsung digeneralisasi di hadapan publik,” ujar Cahyo.

Ia menambahkan, siapa pun pelakunya, baik dari dalam maupun luar Surabaya, jika terbukti melanggar hukum, harus ditindak sesuai aturan yang berlaku.

"Jadi harapannya sebenarnya untuk warga siapapun, manapun ketika dia melanggar prosedur hukum, harus ditindak dengan ketentuan hukumnya," tegas Cahyo Siswo Utomo.

Baca Juga: Hearing Memanas! Dewan Arjuna Rizky Singgung 'Bekingan' Pengusaha Diana

Sebelumnya, dalam program “Halalbihalal On The Air” di Radio Suara Surabaya, Jumat (11/4), Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan bahwa maraknya kasus curanmor di Surabaya bukan dilakukan oleh warga lokal.

“Yang mengambil juga bukan warga Surabaya masalahnya. Karena warga Surabaya ini tenang, luar Surabaya yang bergerak. Makanya selalu katakan warga Surabaya harus waspada,” ujar Eri menanggapi pertanyaan pendengar soal keamanan kota.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini