Tegalmaja menjadi salah satu yang sukses mengembangkan produk anyaman bambu. Bahkan Ikhsan kerap kali diundang ke luar daerah untuk menjadi pembicara dan berbagi ilmu perihal pengembangan hasta karya anyaman bambu. “Kami memang belum ekspor, tetapi sering ikut pameran-pameran, dan responsnya luar biasa,” ujarnya.
Perihal pemasaran, anyaman bambu Tegalmaja sudah menembus luar daerah, dan tengah pengiriman sampel ke Dubai. Sementara untuk pembuatan dilakukan di rumah-rumah, dan rutin berkumpul setiap pekan untuk mereview produk yang dibuat. Produknya antara lain, hampers, aneka alat makan, tas, dan lainnya,
“Untuk kendala, memang kita pernah tidak bisa memenuhi kapasitas pemesanan, karena terbatas untuk jumlah perajin. Namun Ibu Bupati terus membuat program pelatihan untuk menambah jumlah perajin,” ujarnya. (*)