berita-peristiwa

Gempa M 3,6 Guncang Bantul DIY, 20 Kereta Api Berhenti Luar Biasa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:18 WIB
Momen kereta api berhenti luar biasa (BLB) pascagempa di Bantul, Yogyakarta. (Instagram.com/@merapi_uncover)

NAWACITAPOST.COM — Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,6 mendadak menggetarkan wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis (20/8/2026) sore. Panik tak terhindarkan ketika guncangan yang berpusat di darat tersebut berdampak langsung pada operasional transportasi publik massal, memaksa puluhan perjalanan kereta api terhenti seketika di tengah jalan.

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Pusat gempa terdeteksi berada di 11 kilometer tenggara Bantul dengan kedalaman 10 kilometer.

Dampak guncangan membuat suasana sore mencekam hingga merembet ke linimasa media sosial. Warganet ramai melaporkan momen menegangkan saat rangkaian kereta api yang mereka tumpangi mendadak berhenti secara misterius di berbagai titik lintas perjalanan.
 
Baca Juga: Lautan Api Terjang Pangkalan PO Sinar Jaya Bekasi, 50 Bus Hangus Terbakar!

“17.31 WIB, rel Timoho enggak bergerak sekitar 10 menit ada untuk pengecekan jalur kereta,” tulis akun Instagram @merapi_uncover. Laporan senada menyebutkan penumpukan perjalanan juga terjadi hingga area Prambanan, Klaten.

Merespons potensi bahaya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta bergerak cepat mengambil langkah darurat demi mencegah insiden fatal.

“Demi keselamatan, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa (BLB) sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana dan sarana pasca gempa,” tegas Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.

Sebanyak 20 perjalanan kereta terpaksa tertahan dengan durasi henti berkisar antara 10 hingga 25 menit. Langkah pencegahan ini berdampak luas pada berbagai jenis layanan, mulai dari KA Jarak Jauh seperti Senja Utama Solo dan Malabar, Kereta Bandara YIA, Prameks, hingga Commuterline jalur Palur-Yogyakarta.
 
Baca Juga: Melawan Pembingkaian Media, Saut MT Harahap Layangkan Hak Jawab dan Bantahan Kerusuhan Opini

Petugas di lapangan langsung menyisir seluruh jalur rel hingga struktur jembatan untuk memastikan tidak ada keretakan atau kerusakan prasarana. Setelah pemeriksaan intensif, ketegangan akhirnya mereda.

“Pada pukul 17.42 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman dan seluruh KA yang BLB dapat melanjutkan perjalanannya,” tambah Feni.

Pihak KAI Daop 6 Yogyakarta pun menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi atas kesabaran para penumpang selama situasi darurat tersebut berlangsung.

“KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut,” tutup Feni.(***)

Tags

Terkini