Jumat, 5 Juni 2026

PAM JAYA Janji Secepatnya Normalkan Pasokan Air, Warga Kapuk Muara Menjerit Air Tidak Mengalir

Photo Author
sodikinapen, Nawacita Post
- Senin, 10 April 2023 | 21:42 WIB

Jakarta, NAWA CITA POST.com- Banyaknya keluhan pelanggan terhadap pengadaan air bersih di wilayah Kapuk Muara Jakarta Utara menjadi perhatian khusus perusahaaan Air Minum Jaya ( PAM.JAYA ) untuk terus meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan pengguna air bersih dilingkungan DKI Jakarta.

Hal ini terungkap pada dialog interaktif antara warga Kapuk Muara dengan perwakilan PAM JAYA yang berlangsung di rumah Kreasi Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan Jakarta Utara.

Kebanyakan warga menanyakan, mengenai susahnya pemasangan baru untuk mendapatkan air bersih dan buruknya qualitas air.

" Kami warga RW 04 Kapuk Muara hampir sepuluh tahun tidak pernah merasakan air bersih melalui perusahaan penyedia air bersih, baik itu dulu bernama Palyja atau sekarang yang berubah nama menjadi PAM JAYA, susah sekali untuk mendapatkan ait bersih," kata Udin salah satu ketua RT.

Hal lain dikatakan tokoh masyarakat Kapuk Muara , Hamid Efendi beliau menegaskan perusahaan penyedia air bersih tersebut agar segera menormalkan pasokan air di wilayah Kapuk Muara khususnya di RW 01,04 dan 05.

" Kami dan warga sangat membutuhkan pasokan air bersih yang baik dan normal, sudah hampir satu minggu air PAM nyaris tidak mengalir jika pun mengalir aromanya pun berbau dan berwarna pekat seperti air got,' katanaya ( 10/04/2023).

Sementara itu Manager Pelayanan dan Perawatan PAM.JAYA Indrio Nugroho mengatakan, minimnya pasokan air diakibatkan oleh adanya kebocotan di Puri Kembangan dan peralihan sumber air di wilayah Taman Penjaringan, beliau berjanji akan segera mengalirkan air untuk warga Kapuk Muara segera.

"Kami banyak aduan juga dari warga Kapuk Muara perihal pasokan air yang minim dan kadang berbau, ini diakibatkan oleh adanya kebocoran di Puri dan adanya peralihan sumber pengadaan air yang berada di Taman Penjaringan," katanya.

Beliaupun menambahkan selalu melakukan flashing agar pasokan ait tidak berbau, mengenai pemasangam konsumen baru pihaknya mengatakan akan segera menindaklanjuti masalah tersebut.

" Kami bekerja untuk terus menditeksi kemungkinan kebocoran mudah - mudahan akan normal kembali sebab baru berberapa bulan peralihan dari Palyja ke PAM JAYA, tidak lama akan dinormalkan kembali, tegasnya.

Acara yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pengurus RW/RT digagas oleh pembina Rumah Kreasi, Abdul Azis SHI, " kita pertemukan pihak PAM dengan masyarakat agar masalahnya bisa menemui penyelesaian dan kami berharap agar PAM.JAYA membuka layanan pengaduan di setiap RW bisa melalui Lembaga Musyawarah Kelurahan ( LMK ) sebagai penyalur aspirasi masyarakat tingakat RW ditiap kelurahan,' kata Azis.

Kurangnya pasokan air dan kadang mengeluarkan aroma bau menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan oleh pihak PAM.JAYA apalagi umat Islam pada saat ini berada dibulan Ramaduan dimana masjid dan Mushola sangat memerlukan debit air yang cukup banyak.

" Kita butuh air dibulan Ramadhan kami dirugikan jika penyelesainaya berlarut - larut, masalahnya abodemennya kan bayar sementara air tiduk keluar apakah mereka tidak memgetahui masalah tersebut, " kata Zaelani warga Kapuk Muara lainya.

 

 

 

 

Editor: sodikinapen

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini