Selasa, 1 September 2026

Gedung Hogwan Bumiayu di Jateng Runtuh Timpa Rumah Warga, Tiga Orang Tewas

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Selasa, 1 September 2026 | 19:15 WIB
Menyoroti insiden runtuhnya gedung tua Hogwan Bumiayu yang menimpa sejumlah rumah warga di Brebes, Jawa Tengah. Berikut ulasannya. (Instagram.com/@insta_bumiayu)
Menyoroti insiden runtuhnya gedung tua Hogwan Bumiayu yang menimpa sejumlah rumah warga di Brebes, Jawa Tengah. Berikut ulasannya. (Instagram.com/@insta_bumiayu)


NAWACITAPOST.COM — Bangunan bersejarah Gedung Hogwan yang terletak di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, roboh mendadak dan menimpa permukiman warga. Insiden tragis tersebut merusak tiga rumah serta menewaskan tiga orang warga setempat yang terdiri dari dua anak-anak dan seorang lansia.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu (30/8/2026) pagi, ketika sebagian warga dan anak-anak masih tertidur. Bangunan tua berusia lebih dari satu abad yang kini difungsikan sebagai gedung olahraga bulu tangkis tersebut mendadak ambruk hingga reruntuhannya meluluhlantakkan bangunan di depannya.

Kapolsek Bumiayu, Edi Mardianto, mengonfirmasi bahwa tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat langsung menerjunkan personel untuk mengevakuasi para korban dari balik puing-puing material.
 

"2 korban awal merupakan anak-anak, langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," kata Edi dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Proses pencarian terus dilanjutkan hingga petugas menemukan korban ketiga, yaitu seorang lansia bernama Kajat (82), yang juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bumiayu.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya gedung bersejarah tersebut. Sementara itu, petugas gabungan bersama warga bahu-membahu membersihkan sisa reruntuhan di lokasi kejadian.

Kapolsek Bumiayu juga mengimbau masyarakat sekitar agar tidak mendekati area reruntuhan demi mengantisipasi potensi bahaya susulan.
 

"Dikhawatirkan masih terdapat material atau bagian bangunan yang rawan runtuh dan dapat membahayakan keselamatan," tandasnya.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini