“Setiap tahun kita mengadakan Kopdar Akbar, dan setiap tiga bulan ada Kopdar triwulan. Untuk Kopdar Akbar, kita undang semua komunitas. Tujuannya menyambung silaturahmi dan menguatkan kegiatan sosial untuk masyarakat,” katanya.
Agustik juga menyoroti budaya gotong royong yang terus dijaga dalam komunitas.
“Banyak yang membawa makanan dan kue. Itu bentuk partisipasi dan kearifan budaya lokal. Komunitas harus punya landasan gotong royong. Mana yang kurang mampu, kita bantu,” jelasnya.
Tahun ini, Anniversary JKS turut menampilkan kirab budaya, termasuk kirab bendera dan tarian tradisional sebagai upaya menjaga kearifan lokal.
“Kirab budaya ini penting karena sudah mulai ditinggalkan. Lewat anniversary ini, kita menumbuhkan kembali kecintaan pada budaya dan pakem lokal,” tambahnya.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan hadiah utama berupa uang tunai Rp 300 ribu dan Rp 200 ribu, serta puluhan doorprize seperti kipas angin, setrika, seprai, beras, pakaian, sepatu, dan hadiah hiburan lainnya.
Acara ini juga dihadiri beberapa lembaga seperti GMDM dan PANNA Jatim, menambah semarak dan memperluas jejaring sosial JKS. Seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa JKS telah tumbuh menjadi komunitas besar yang solid, hangat, dan aktif berkontribusi untuk masyarakat Jawa Timur.
Daftar 66 Komunitas yang Hadir:
-
Rama Shinta
-
Mbok Jegek
-
SHS
-
JKS Lumajang
-
VIP SOC
-
AA
-
JC