NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional 2024 yang berlangsung dari 12 Januari hingga 12 Februari, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur turut serta menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen korporasi dalam meningkatkan keselamatan dalam pemanfaatan tenaga listrik.
Sosialisasi ini diadakan di berbagai sekolah, komunitas sosial, dan masyarakat sebagai upaya untuk memberikan pemahaman lebih luas terkait keselamatan ketenagalistrikan.
Baca Juga: Pedagang Sambut Baik Penataan THP Kenjeran: Abdul Ghoni Optimis Tingkatkan Omset
Program PLN Goes To School dilaksanakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Talun Kediri, SMKN 1 Sukorejo Pasuruan.
Selain itu, sosialisasi juga diberikan kepada Komunitas Civic Auto Society (Civas) Jombang dan masyarakat umum melalui Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Guluk-Guluk Sumenep.
Di SDIT Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo, PLN memberikan sosialisasi kepada 165 murid kelas 1 dan 2, serta guru dan staff pengajar. Materi yang disampaikan melibatkan pengenalan mengenai listrik, sistem tenaga listrik, bahaya listrik, potensi risiko akibat penggunaan listrik yang tidak aman, dan pengenalan fitur PLN Mobile.
Baca Juga: Warga Surabaya Resah dengan Tarif Retribusi Prewedding di Alun-Alun
Siswa juga diberikan pemahaman tentang langkah-langkah keselamatan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sukorejo, Ibu Nisful Laily menyampaikan apresiasi kepada PLN atas kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa dan dewan guru.
Menurutnya, kehadiran PLN memberikan pengetahuan tambahan yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada orang tua serta teman-teman di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Jejak Aksara Jawa di Pemkot Surabaya, 78 Kantor Pemerintahan Sudah Terpasang
Sosialisasi mengenai bahaya keselamatan ketenagalistrikan di Guluk-Guluk Sumenep juga mendapatkan apresiasi dari Kepala Desa setempat, Ahmad Wail.
Kepala Desa berharap masyarakat dapat memahami bahaya listrik dan menghindari penggunaan listrik yang berpotensi membahayakan.
Artikel Terkait
Tanpa Izin, Kedai Minuman Beralkohol di Surabaya Kembali Disegel Satpol PP
DP3APPKB Surabaya Ungkap Faktor Penyebab Kekerasan Perempuan dan Anak
Capaian Luar Biasa, Imunisasi Polio di Surabaya Tembus 103,64 Persen
Parkir Non Tunai Semakin Mudah, Pemkot Surabaya Rilis Voucher di Taman Bungkul dan Balai Kota
Prestasi Maksimal, Pemkot Surabaya Raih Predikat Memuaskan dari KemenPAN RB untuk SPBE
Revitalisasi Kota Tua: Taman Sejarah Surabaya Diperkaya dengan Museum dan Monumen Bersejarah
Jejak Aksara Jawa di Pemkot Surabaya, 78 Kantor Pemerintahan Sudah Terpasang
Warga Surabaya Resah dengan Tarif Retribusi Prewedding di Alun-Alun
Pedagang Sambut Baik Penataan THP Kenjeran: Abdul Ghoni Optimis Tingkatkan Omset