artikel

Menelusuri Jejak Arsitektur dan Iman, Ini 9 Gereja Tertua di Indonesia

Selasa, 14 April 2026 | 15:33 WIB
Ilustrasi 9 Gereja Tertua di Indonesia (Ai)

NAWACITAPOST.COM — Indonesia tidak hanya dikenal sebagai zamrud khatulistiwa yang kaya akan keragaman budaya, tetapi juga sebagai rumah bagi situs-situs religi bersejarah yang telah bertahan melintasi zaman.

Sejak masa kolonial, perkembangan agama Kristen dan Katolik telah meninggalkan jejak arsitektural yang megah, memperkaya narasi sejarah bangsa melalui rumah-rumah ibadah yang kini menjadi warisan budaya nasional.

Gereja-gereja tua ini bukan sekadar tumpukan batu dan semen; mereka adalah saksi bisu dinamika sosial, mulai dari era Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) hingga masa perjuangan kemerdekaan.

Baca Juga: Deretan 9 Patung Tertinggi di Indonesia, Simbol Sejarah dan Identitas Bangsa

Berikut adalah penelusuran sembilan gereja tertua di Indonesia yang memiliki nilai historis dan estetika tinggi.

1. Gereja Sion, Jakarta (1695): Sang Penyintas Tertua

Berdiri kokoh di kawasan Pinangsia, Jakarta Barat, Gereja Sion memegang gelar sebagai gereja tertua di Indonesia yang masih berfungsi hingga kini. Dibangun pada tahun 1695, gereja ini awalnya ditujukan bagi komunitas Mardijkers—tawanan perang Portugis yang dibebaskan oleh Belanda dengan syarat memeluk agama Protestan. Keaslian perabot di dalamnya, termasuk mimbar kayu yang megah, masih terjaga dengan sangat baik.

2. Gereja Tugu, Jakarta (1747)

Masih di ibu kota, Gereja Tugu di Jakarta Utara menjadi simbol keberadaan komunitas keturunan Portugis di Kampung Tugu. Gereja ini mencerminkan semangat komunitas lokal dalam mempertahankan tradisi dan iman mereka di tengah perubahan zaman yang pesat di pinggiran Batavia.

3. Gereja Blenduk, Semarang (1753): Ikon Kota Lama

Nama resminya adalah GPIB Immanuel, namun masyarakat lebih mengenalnya sebagai Gereja Blenduk karena atap kubahnya yang berbentuk cembung (bahasa Jawa: blenduk). Menjadi landmark paling ikonik di Kota Lama Semarang, gereja ini memadukan kemegahan gaya arsitektur Eropa dengan adaptasi lingkungan tropis.

Baca Juga: Sembilan Kota dengan Basis Umat Kristen Terbesar di Indonesia

4. Gereja Immanuel, Jakarta (1839)

Terletak tepat di depan Stasiun Gambir, Gereja Immanuel atau Willemskerk adalah mahakarya arsitektur klasik. Bangunannya yang berbentuk lingkaran dirancang untuk menciptakan akustik yang sempurna, menjadikannya salah satu gereja paling elegan yang pernah dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda untuk menghormati Raja Willem I.

Halaman:

Tags

Terkini