Jumat, 5 Juni 2026

Waspada! Inilah 5 Hewan Paling Mematikan di Dunia Hingga Satu Juta Nyawa Setiap Tahun

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:23 WIB
Ilustrasi 5 hewan paling mematikan di dunia (Ai)
Ilustrasi 5 hewan paling mematikan di dunia (Ai)

NAWACITAPOST.COM — Ketika berbicara tentang hewan mematikan, pikiran kita sering kali tertuju pada predator besar seperti Hiu atau Singa. Namun, data statistik menunjukkan realitas yang jauh berbeda.

Banyak dari pembunuh paling produktif di bumi justru berukuran kecil dan hidup berdampingan dengan manusia.

Berdasarkan data kesehatan global, berikut adalah lima hewan yang bertanggung jawab atas jumlah kematian manusia tertinggi setiap tahunnya.

5. Assassin Bugs (Serangga Pembunuh) – 10.000 Kematian

Berada di urutan kelima, serangga dari famili Reduviidae ini memiliki metode penularan penyakit yang mengerikan. Dikenal juga dengan sebutan "kissing bugs", serangga ini kerap menggigit wajah manusia saat sedang tidur.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bersama Polsek Gedangan Tebar Kebaikan, Bagikan Takjil untuk Masyarakat

Bahaya utamanya bukan terletak pada gigitannya, melainkan pada parasit Trypanosoma cruzi yang terkandung dalam kotorannya. Setelah menggigit, serangga ini akan buang air di dekat luka; ketika manusia secara tidak sadar menggaruk luka tersebut, parasit masuk ke aliran darah.

Hal ini menyebabkan Penyakit Chagas, sebuah kondisi kronis yang secara perlahan merusak otot jantung dan sistem pencernaan, yang jika tidak diobati, berujung pada kematian.

4. Anjing – 35.000 Kematian

Sahabat terbaik manusia bisa menjadi ancaman mematikan melalui penularan virus rabies. Sebagian besar kematian terjadi di negara-negara berkembang di mana populasi anjing liar tidak terkendali dan program vaksinasi masih minim.

Virus rabies menular melalui air liur yang masuk lewat gigitan atau cakaran. Tanpa penanganan medis segera berupa Serum Anti Rabies (SAR) atau Vaksin Anti Rabies (VAR) sebelum gejala muncul, virus ini menyerang sistem saraf pusat. Begitu gejala klinis muncul, tingkat kematian akibat rabies hampir mencapai 100%.

Baca Juga: 5 Negara dengan Tingkat Rasisme dan Diskriminasi Signifikan di Dunia

3. Ular – 138.000 Kematian

Ular menempati posisi ketiga dengan angka kematian yang sangat signifikan. Para pekerja pertanian di daerah pedesaan tropis merupakan kelompok yang paling rentan terkena gigitan ular saat beraktivitas di ladang.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini