Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, dengan tegas menyatakan bahwa mega proyek ini dipertaruhkan demi kemaslahatan rakyat.
"Kami di DPRD berkomitmen penuh. Setiap jengkal tahapan pembangunan proyek strategis ini harus berjalan presisi, sesuai rencana, transparan, dan yang terpenting: wajib memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan masyarakat," cetus Sardi Efendi dengan nada optimis.
Senada dengan Ketua DPRD, Ketua Komisi II, Latu Har Hary, menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan ada celah kesalahan dalam koordinasi antarperangkat daerah.
"Ini adalah fungsi pengawasan garis keras dari kami. Lahan harus siap, koordinasi dinas harus solid, agar PSEL ini optimal sejak hari pertama dibangun," tegas Latu Har Hary.
Solusi Masa Depan: Sampah Jadi Listrik
PSEL Sumurbatu bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan game changer bagi masalah klasik perkotaan: sampah. Melalui teknologi mutakhir, gunungan sampah yang selama ini menjadi momok akan diubah menjadi daya listrik yang ramah lingkungan.
Dengan rampungnya monitoring ketat ini, DPRD Kota Bekasi berharap proyek PSEL Sumurbatu bisa segera melesat ke tahap konstruksi sesuai jadwal. Kota Bekasi bersiap mencetak sejarah baru—menjadi kota mandiri energi yang bersih, hijau, dan modern.
Persiapan telah matang, masa depan hijau Bekasi dimulai dari sekarang!
Artikel Terkait
Raih Predikat Sempurna (A), Komisaris Utama MNI Beesokhi Ndruru Sah Sandang Gelar Magister Hukum!
Skandal Dana Bencana Padangsidimpuan: Opini WTP BPK Diduga Jadi 'Tameng' Perampokan Hak Korban Banjir!
Rapat Paripurna APBD Padangsidimpuan 2025: Klaim Transparan atau Tameng Penutup Korupsi?
Menatap Reruntuhan Sekolah, Menggugat Gurita Korupsi di Dinas Pendidikan Padangsidimpuan
Gerbang Kebisuan di Padangsidimpuan: Ketua DPRD Srifitrah Munawaroh Bungkam Total