Hamit menjelaskan, di luar sektor perumahan, kinerja ekspansi bisnis PT Baluse Perkasa Nusantara juga menunjukkan tren positif di berbagai lini.
"Perusahaan, kini sukses menembus jaringan penjual perhiasan emas, yang menilai spesifikasi dan daya tahan Brankas Baluse telah memenuhi standar kualifikasi keamanan ketat yang dibutuhkan industri perhiasan," terangnya.
Lebih lanjut Hamit mengatakan, PT Baluse Perkasa Nusantara tidak hanya berfokus pada lini brankas, perusahaan turut mengembangkan portofolio produk ke sektor pemadam kebakaran melalui Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Baca Juga: Perkuat Sinergi Hukum, Pemkot Bekasi Unjuk Dukungan pada HUT ke-81 Kejaksaan RI
"Produk APAR ini juga diintegrasikan ke dalam paket kerja sama dengan kawasan perumahan untuk berbagai tipe hunian," ucap Hamit.
Hamit menegaskan bahwa, dukungan penetrasi pasar juga datang dari saluran penjualan digital. Penjualan melalui tayangan live TikTok mencatatkan peningkatan pesanan yang signifikan dari masyarakat luas.
"Fenomena ini terakselerasi oleh peringatan BMKG mengenai potensi El Nino berkepanjangan yang diproyeksikan berlangsung hingga awal tahun depan. Durasi El Nino yang panjang tersebut meningkatkan risiko rawan kebakaran pada bangunan tempat tinggal, area usaha, maupun perkantoran," pungkasnya.(Redaksi)
Artikel Terkait
Terjang Asap Pekat Kalimantan, Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Api Karhutla
Menilik Sanksi BGN untuk SPPG Kalitengah Buntut Keracunan Massal Ratusan Santri Sidoarjo
Peringatan Suci 104 Tahun PSHT Pusat Madiun: Menjaga Marwah Tradisi dan Kebangsaan
RUU Reforma Agraria Bergulir, Anggota Komisi XIII DPR RI Tuntut Perlindungan Hukum Rakyat
DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Krusial Tentukan Arah Anggaran Perubahan 2026