Jumat, 5 Juni 2026

Beri Edukasi Pengawasan Pemilu ke Masyarakat : Bawaslu dan Media Indonesia Siap Kolaborasi

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 9 Oktober 2023 | 20:21 WIB
Anggota Bawaslu Lolly Suhenty saat menyambut audiensi dari Media Indonesia, Senin (9/10/2023). Foto Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu.
Anggota Bawaslu Lolly Suhenty saat menyambut audiensi dari Media Indonesia, Senin (9/10/2023). Foto Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu.

NAWACITApost.com - Peran media dalam menyampaikan pesan tentang pemilu damai , sejuk dan dan gembira kepada masyarakat sangat dibutuhkan. Dan itulah yang dilakukan Media Indonesia  berkolaborasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).


Kolaborasi itu bertujuan memberikan edukasi pengawasan dan kepemiluan kepada masyarakat. Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia Ade Alawi saat audiensi menyatakan pihaknya mendukung seluruh program Bawaslu, termasuk memberikan edukasi pengawasan dan kepemiluan ke masyarakat.










Menurutnya, semangat pencegahan harus dilakukan dari hulu yang akan berdampak dengan minimnya pelanggaran saat pemilu atau pemilihan. Hal itu juga, kata dia, akan mendorong kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara pemilu, termasuk Bawaslu.

"(Kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara itu) akan membuat masyarakat datang berbondong-bondong ke TPS," katanya saat menyambangi gedung Bawaslu di Jalan MH THamrin 14, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2023).

Dalam mendukung upaya pencegahan tersebut, dia mengatakan, Media Indonesia memberikan porsi halaman lebih terkait dengan pemilu. Dia juga telah meminta kepada seluruh koresponden Media Indonesia di seluruh daerah membantu Bawaslu dalam konteks pengawasan.

"Kita (Media Indonesia) berada di belakang Bawaslu, karena kita beririsan dengan Bawaslu yang memiliki fungsi pengawasan," jelasnya.

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty yang menyambut baik kedatangan tim Media Indonesia ke Bawaslu menyatakan pentingnya ruang edukasi tentang pengawas pemilu, terutama terkait pengawasan partisipatif ke masyarakat. Terlebih, kata dia, dalam membantu Bawaslu mendistribusikan informasi penting terkait dengan pencegahan dan pengawasan pemilu.

"Lalu, ruang-ruang apa saja di Media Indonesia yang bisa digunakan sebagai ruang edukasi pengawasan pemilu," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Lolly juga menjelaskan saat ini Bawaslu sedang berkonsentrasi menyebarkan iklan layanan masyarakat (ILM) seluas-luasnya. "(ILM) ini penting, karena akan memasuki tahapan kampany yang hanya 75 hari. Hal itu sekaligus menjadi tantangan Bawaslu, guna memastikan seluruh informasi sampai ke masyarakat," ujarnya.








Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB