NAWACITAPOST.COM - Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan Ganjar Pranowo akan maju sebagai capres, bukan posisi cawapres di Pilpres 2024.
Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa keputusan telah disepakati setelah diumumkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Bu Mega mengatakan berdasarkan pertimbangan akal budi dan mata hati setelah menyerap berdialog dengan seluruh para tokoh-tokoh nasional termasuk Jokowi, Prananda, Puan, serap aspirasi rakyat kemudian diambil keputusan sehingga kalau Bu Mega udah ambil keputusan ini tidak akan berubah meskipun matahari terbit dari Barat," kata Hasto Kristiyanto kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Hasto Kristiyanto menjelaskan keputusan deklarasi tak akan berubah lantaran Megawati telah memikirkan dan mempertimbangkan secara matang.
"Ibu Mega itu ternyata setiap mengumumkan capres di hari Jumat, proklamasi 17 Agustus itu pada Jumat sehingga itu sesuatu yang betul-betul bulat, kesadaran yang bening," ujarnya.
Seperti diketahui bahwa Megawati mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP untuk Pilpres 2024.
Megawati mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, 21 April 2023.
Dengan akal Budi, mata hati dan pikiran, Megawati mengucapkan bismillah saat menetapkan Ganjar Pranowo sebagai capres sekaligus menaikan statusnya yang saat ini masih menjabat Gubernur Jawa Tengah.
"Maka pada jam 13.45 WIB dengan mengucapkan bismillah menetapkan Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jateng sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai capres Republik Indonesia dari PDIP," imbuhnya.
"Tugas dan tanggungjawab saya tersebut bukanlah sebuah hal yang ringan, karena itulah saya gunakan seluruh akal budi, mata hati, dan pikiran," kata Megawati. (****)