Jakarta, NAWACITAPOST.com – Kemungkinan hanya dua partai penghuni Senayan (PAN dan PPP) yang merapat dan bergabung ke PDIP. Bergabungnya dua partai ke partai Banteng Moncong Putih tak mensyaratkan cawapres, tetapi jika diminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri, siap memberikan usulan nama.
Baca Juga : Bila Ganjar Pranowo Menang Pilpres 2024, 3 Partai Ini Berada di Luar Kandang
Walaupun PAN bergabung di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PPP, tetapi KIB tak pernah mengusung Capres dan Cawapres.
Sehingga dalam rakernas PAN di Semarang Maret 2023, Ketum Zulkifli Hasan mengusung nama Ganjar Pranowo.
Hal senada disampaikan Ketua Majelesi Tinggi Partai PPP Muhammad Romahurmuziy biasa disapa Romi yang telah berkoordinasi dengan pengurus inti PPP, termasuk dengan Plt Muhammad Mardiono, yang kemudian disampaikan dalam dua acara talk show Chanel Youtube ; Madzo Pray dan Akbar Faisal belum lama berselang, menyebut Ganjar Pranowo Capres.
Alasan Romi, karena PPP yang tergabung dalam KIB dimulai saat era mantan Ketum Suharso Monoarfa, KIB tak pernah menyebut pengusungan capres dan cawapres.
Maka, yang paling realistis bagi PPP, menurut Romi adalah bergabung dengan PDIP, karena DNA politik PPP sejak era Soekarno, yaitu Masyumi (PPP kini) di pemilu1955 bersama PNI yang cikal bakal PDIP kini, menjadi pemenang di pemilu pertama Indonesia menjadi alasan kuat kearah hal tersebut (PPP bergabung dengan PDIP).