Jakarta, NAWACITApost.com - Sejumlah nama populer tak masuk dalam jajaran atas calon presiden (capres) versi Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya, Anies Baswedan. Meskipun nama Anies muncul hampir di setiap gelaran Musra, tetapi perolehan suaranya di gelaran relawan Jokowi itu kecil.
"Kalau popularitas dia disebut terus itu, cuma keterpilihannya yang kita enggak tahu, kembali ke rakyat," ujar Ketua Panitia Musra Panel Barus, dalam waktu dekat ini.
Panel enggan mengungkap siapa sosok yang berada di urutan pertama. Ia juga menampik soal Prabowo dan Ganjar berada di urutan pertama dan kedua.
Dia hanya memastikan capres urutan pertama dan kedua memperoleh suara beda tipis. Sementara itu, ada nama Ketua DPR Puan Maharani, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Kepala Staf Presiden Moeldoko di papan tengah bursa capres Musra.
Moeldoko juga masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) pilihan rakyat. Ia bahkan bersaing ketat dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno, dan Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid.
"Ada Mahfud MD, ada Moeldoko, ada Arsjad Rasjid, ada Uno juga, ada RK (Ridwan Kamil). Itu nama-nama yang kebut-kebutan di wapres, ada Khofifah sebetulnya di bawahnya lagi," ujarnya.
Musra adalah perherlatan yang diselenggarakan oleh sejumlah kelompok relawan Jokowi sejak pertengahan 2022. Agenda utama gelaran ini adalah menjaring nama-nama calon presiden dan calon presiden untuk Pilpres 2024.
Musra telah digelar di sekitar 30 provinsi. Hasil dari safari politik relawan Jokowi itu akan diumumkan di Istora Senayan, Jakarta, 21 Mei 2023. Jokowi dipastikan hadir dalam acara tersebut.