Jakarta, NAWACITApost.com - Nama Moeldoko kembali menduduki peringkat teratas calon wakil presiden (cawapres) harapan rakyat pada gelaran Musyawarah Rakyat (Musra). Kali ini, Moeldoko menduduki urutan pertama dalam Musra yang telah digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan Timur, Sabtu (18/4/2023).
Untuk cawapres harapan rakyat di Musra NTB, Moeldoko berada di posisi teratas, dengan torehan 23,54 persen. Disusul posisi kedua Mahfud MD 23,38 persen, Sandiaga Uno 18,76 persen, Arsjad Rasjid 14, 84 persen, TGB Zainul Majdi 3,91 persen. Kemudian, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,43 persen, Anies Baswedan 1,76 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,68 persen, Muhaimin Iskandar 1,44 persen, Ridwan Kamil 1,36 persen, lain-lain 5,90 persen.
Sementara untuk cawapres harapan rakyat di Musra Kaltim, Moeldoko memperoleh suara 23,96 persen. Di posisi kedua Arsjad Rasjid meraih 23,50 persen dan Mahfud MD di posisi ketiga dengan 22,49 persen. Selanjutnya, Sandiaga Uno 6,44 persen, Khofifah Indar Parawansa 4,29 persen, Erick Thohir 3,96 persen, Anies Baswedan 3,16 persen, Andika Perkasa 3,05 persen, Ridwan Kamil 2,71 persen, Gibran Rakabuming 2,60 persen, dan lainnya 3,84 persen.
Hasil resmi ini memang sejalan dengan situasi yang terlihat di lapangan saat Musra di kedua provinsi itu berlangsung. Ratusan orang membawa spanduk, poster, dan banner bertuliskan dukungan untuk Moeldoko memadati area Musra.
Salah satu spanduk besar yang dibawa peserta Musra itu berisi tulisan "Moeldoko sosok yang lebih mementingkan bangsanya dibandingkan dirinya". Kemudian, sebuah poster lain juga terpampang gambar Moeldoko yang disertai tulisan "Moeldoko sosok yang tegas, peduli sama petani dan rakyat kecil".
Ketua Panitia Musra Panel Barus mengatakan bahwa puncak Musra akan digelar usai Hari Raya Idul Fitri sekaligus halal bi halal tepatnya Minggu 21 Mei di Istora Senayan, Jakarta. Puncak Musra akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Musra ini sudah sesuai arahan beliau, dengar kembali aspirasi rakyat, ojo kesusu, sudah kami lakukan ke hampir seluruh provinsi," ujar Panel, di Jakarta, Sabtu (15/4/2023).