NAWACITAPOST.COM - Pengamat politik sekaligus politisi senior PDIP, Panda Nababan turut menanggapi wacana duet Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo.
Panda Nababan mengatakan bahwa wacana duet antara Menhan Prabowo Subianto tak akan mungkin bersatu dengan Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Sebaliknya, Ganjar Pranowo juga ada bisa bergabung dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Pada Nababan dengan tegas mengatakan bahwa calon presiden dari Partai PDIP. Lalu, menurutnya, wacana duet Prabowo Subianto tak mungkin menjadi calon presiden Ganjar Pranowo.
"Ini terus terang kasihan pemirsa sudah semakin tersesat. Kenapa? Gimana jalannya Ganjar-Prabowo? PDI Perjuangan di HUT 50 sudah tegas mengatakan dari (capres) dari PDI Perjuangan," kata Panda Nababan dalam tayangan youtube diskusi kolaborasi dengan total politik.
Panda Nababan menambahkan bahwa Prabowo Subianto tak ada menjadi orang kedua. Begitupun dengan Ganjar Pranowo kalau dari PDIP nggak akan mungkin jadi orang kedua partai pemenang.
"Jadi, sebenarnya yang mengapakan Ganjar-Prabowo itu tersesat dan kemungkinan terus Cak Imin nggak usah terus ngancam bubar," ujarnya.
Dengan tegas, Panda Nababan menilai wacana duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto itu sangat tidak mungkin dan tak masuk akal.
"Itu sangat tidak mungkin itu, tidak mungkin. Dari akal sehat nggak masuk kita diskusi membahas yang dua ini," ujar Panda Nababan. (****)