Jawa Barat, NAWACITAPOST.COM - Para Kyai dan Ulama se Provinsi Jawa Barat yang bertempat di Universitas Cipasung Kabupaten Majalengka, Minggu siang ini (12/3/2023), membahas berbagai hal terkait perkembangan keagamaan di wilayah Jawa Barat.
Salah satunya ialah menghasilkan keputusan terkait pendukung terhadap Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menjadi Calon Presiden 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, Maman Imanulhaq menyampaikan bahwa hasil dari Ijtima Ulama Jawa Barat yang diikuti oleh ratusan kiai dan ibu nyai dari berbagai pondok pesantren Jawa Barat ini melahirkan 8 rekomendasi, salah satunya yakni memberi mandat kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Capres pada Pilpres mendatang.
"Ijtima Ulama Jawa Barat ini secara bulat memberi dukungan kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Calon Presiden RI pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang," ungkap Kiai Maman Imanulhaq dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/3/2023).
Sementara itu, dalam sesi sarasehan dan bahtsul masail yang dipimpin langsung oleh Kiai Maman Imanulhaq, banyak masukan kontruktif yang muncul dari forum yang berlangsung khidmat.
Kiai Maman memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para ulama untuk berbicara seluas-luasnya sehingga banyak rekomendasi yang dilahirkan, termasuk sikap ulama terhadap isu dugaan korupsi oknum pejabat pajak yang belakangan ini ramai dipergunjingkan publik.
"Pemilihan lokasi Ijtima Ulama Jawa Barat sengaja digelar di Cipasung lantaran punya kaitan sejarah degan KH Ilyas Ruhiyat sebagai salah satu pendiiri PKB," ungkapnya.
Adapun 8 poin lengkap rekomendasi Ijtima Ulama Jawa Barat di Universitas Cipasung, Tasikmalaya ialah:
1. Ijtima Ulama Jawa Barat ini secara bulat memberi dukungan kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Calon Presiden RI pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang.
2. Ijtima Ulama meminta para ulama Jawa Barat terutama di jajaran Dewan Syura PKB untuk terus mengawal dan memberikan sumbangsih pemikiran dalam memastikan kemenangan PKB pada Pemilu 2024 mendatang, serta memperjuangkan Gus Muhaimin sebagai Presiden RI ke-8.
3. Ijtima Ulama Jawa Barat meminta PKB untuk memperkuat program-program kesejahteraan masyarakat kecil seperti memastikan pendistribusian pupuk yang cukup dan tepat sasaran, serta penyaluran solar subsidi untuk pertanian. Ijtima pun mendorong program keumatan yang berkaitan dengan pesantren, majelis talim, ekonomi keumatan, peningkatkan kesejahteraan guru madrasah, termasuk memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji.
4. Ijtima Ulama Jawa Barat mendesak pemerintah agar segera menerapkan Undang-Undang Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 Tentang Pesantren dan aturan turunannya di tingkat daerah. Hal itu dilakukan sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pesantren yang memiliki peran penting terhadap pendidikan di Indonesia.
5. Para ulama Jawa Barat mendorong pemerintah dan penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang melibatkan pejabat pajak guna meningkatkan kembali kepercayaan publik yang sempat tergerus.
6. Ijtima Ulama Jawa Barat bersepakat untuk memperkuat peran majelis talim khususnya kalangan ibu-ibu yang memiliki peran sentral pada upaya peningkatan intelektualitas anak.
7. Ijtima Ulama Jawa Barat mendorong pemerintah serta para pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan program moderasi beragama sebagai upaya pencegahan dari infiltrasi paham-paham ekstrem.
8. Ijtima Ulama Jawa Barat meminta kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung kadernya sendiri serta segera mengumumkan nama kader yang ditetapkan sebagai Bakal Calon Gubernur pada Pilkada Serentak tahun 2024 mendatang. (Defri Ardiansyah).