Kamis, 4 Juni 2026

Cerita Ketum Moeldoko Center Menjadi Mualaf

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 3 Maret 2023 | 16:32 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com – Ketua Umum (Ketum) Moeldoko Center Trisya Suherman rupanya merupakan seorang mualaf sejak 2021. Namun, ia mulai mempelajari tentang Islam sejak 2018 silam.

“Waktu 2018 sebenarnya sudah niat mau mendalami Islam,” kata Trisya, dalam channel YouTube Refly Harun, dikutip Jumat (3/3/2023).

Ia mengungkapkan salah satu alasan Trisya meninggalkan agama sebelumnya karena tidak boleh ada perceraian. Namun, keyakinan untuk berpisah dengan suaminya tersebut semakin kuat. Meski sudah resmi berpisah, Trisya dilarang untuk kembali menikah dengan agama yang sama.

“Jadi aku pikir, aku mesti agama apa ya,” kata dia.

Menariknya, keluarga Trisya memegang teguh toleransi. Ia menceritakan, ibundanya adalah seorang pemeluk agama Kristen, sedangkan ayahnya beragama Budha. “Adik aku yang lelaki juga Islam. Nah, terus aku pelajari. Aku kliknya di Islam,” kata Trisya.

Di tengah kebimbangan tersebut, Trisya atau akrab dipanggil Icha itu, sempat mempertanyakan dalam dirinya terkait kesanggupan untuk menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran Islam. Beberapa kewajiban yang harus dijalankan seorang muslim di antaranya, sholat 5 waktu, dan puasa Ramadhan selama sebulan penuh.

“Nah di 2018 itu, pas puasa itu aku jalani. Jadi aku sama mbak aku, aku bilang begini ‘mbak kalau sahur bangunin’. Jadi aku belajar dulu, takutnya nggak sanggup. Sudah Syahadat, nggak sanggup kan jadi kesannya mainin agama. Aku nggak mau,” kata dia.

Setelah mencoba untuk melakukan puasa dan shalat, Icha merasa tidak mengalami kesulitan, Meski demikian, Icha mengaku, baru bisa membaca surat Al Fatihah. “Makanya aku bikin komunitas mualaf Indonesia. Jadi aku kumpulin supaya nanti belajar bareng,” kata dia.

Icha juga menceritakan perjalanan umrah ke Tanah Suci untuk pertama kalinya menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sebagai seorang mualaf, ia bersyukur diberi kesempatan untuk beribadah secara langsung ke kiblat umat Islam . Beruntung, teman-teman sekamarnya tak segan untuk memberikan pembelajaran tentang Islam.

Saat itu, Icha bahkan sempat menolak pergi berlibur ke negara lain setelah Covid-19 mereda. “Setelah pandemi, sudah boleh ke luar negeri, yang mau aku injak negara pertama adalah Tanah Suci. Teman ngajak ke Singapura, Malaysia, Thailand, aku bilang nggak ah,” kata Icha.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB