Kamis, 4 Juni 2026

Di Acara MusRa Nama Moeldoko Berkibar

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 30 Januari 2023 | 14:34 WIB
Sejumlah relawan Moeldoko membentangkan spanduk dukungan di Musyawarah Rakyat (Musra) ke-16 Relawan Jokowi telah digelar di Sleman City Hall, Sleman, Yogyakarta, Minggu (29/1/2023). (Foto: Istimewa)
Sejumlah relawan Moeldoko membentangkan spanduk dukungan di Musyawarah Rakyat (Musra) ke-16 Relawan Jokowi telah digelar di Sleman City Hall, Sleman, Yogyakarta, Minggu (29/1/2023). (Foto: Istimewa)

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Setelah berkarier di militer TNI AD selama 34 tahun (1981 – 2015) dengan jabatan tertinggi Panglima TNI ke-18 (30 Agustus 2013 -8 Juli 2015). Kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Kepala Staf Presiden (KSP) periode Januari 2017 – sekarang.

Baca Juga : Moeldoko Tepat Melanjutkan Program Nawacita Pembangunan Jokowi


Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak 2017 -sekarang, Moeldoko yang namanya melekat di hati petani, kerap memfasilitasi pemberian pupuk, bibit dan penyuluh kepada petani diseluruh Indonesia.

Diacara Musyawarah Rakyat (MusRa) ke-16 di Sleman City Hall, Yogyakarta, Minggu 29 Januari 2023 suami dari Koesni Harningsih ini hadir diacara tersebut, ribuan peserta pun menyebut dan mengeluk-ngelukan, dan mengibarkan namanya, dengan membentangkan spanduk bertuliskan ; Moeldoko untuk Indonesia, Moeldoko Penjaga NKRI.

Berikut ungkapan dua relawan, seperti dilansir media rm.id. "Saya mendukung Pak Moeldoko maju dalam Pilpres karena bagi saya Pak Moeldoko peduli dengan petani. Apalagi terkait dengan pupuk sehingga ketahanan pangan yang sekarang digalakkan pemerintah wajib kita dukung agar kesejahteraan masyarakat bisa tercapai," ujar Antonius.

"Pak Moeldoko berwibawa. Pemerintahan Pak Jokowi yang sudah berhasil, sia-sia kalau tidak diteruskan. Jadi harus di tangan orang yang benar, yaitu Pak Moeldoko," tegas Udo.

Jika ini dikaitkan dengan kemiripan dengan Jokowi dalam konteks non partai. Moeldoko bukan pengurus apalagi ketua umum salah satu pertain, hal sama juga dengan Jokowi. Bila, dirunutkan pada sipil – milier, presiden. Maka kini ‘saatnya atau giliran’ militer, setelah Jokowi yang sipil menjabat. Walaupun soal sipil – milter, tergantung hasil Pilpres, setidaknya runutan ini menjadi salah satu pijakan.

 

 

 

 

 

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB