"KPU siap menampung masukan dari publik terkait pelaksanaan debat, agar debat kedua dapat menjawab kebutuhan informasi masyarakat secara lebih baik," tegasnya.
Dirasa membuat tidak nyaman dengan adanya kesalahan teknis, KPU Majalengka telah melayangkan permohonan kepada TVRI Jawa Barat agar tidak menayangkan ulang rekaman debat pertama.
"KPU Majalengka menjunjung tinggi netralitas dan memastikan tidak ada keberpihakan terhadap pasangan calon manapun," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, KPU juga berkomitmen sebagai lembaga penyelenggara pemilu akan berjalan sesuai tugas dan fungsi sesuai regulasi yang berlaku.
"Kita secara tegas berkomitmen terhadap asas netralitas, serta memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam debat juga menjaga profesionalisme," tambahnya.
KPU Majalengka juga tak luput mengucapkan terima kasih setinggi tingginya kepada para stakeholder terkait yang ikut menjaga ketertiban sehingga debat pertama berjalan lancar dan aman.
"KPU Majalengka menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak, seperti Kodim, Polres dan lainnya yang telah mensukseskan acara ini berjalan dengan aman dan lancar serta disambut antusiasme oleh kedua Paslon. Sehingga masyarakat yang mengikuti baik secara langsung maupun melalui siaran daring," tandasnya.(Defri Ardiansyah)