Minggu, 28 Juni 2026

Program Paslon Nomor Dua Aep - Maslani, Janji Bangun Rumah Sakit Tempuran dan Telagasari

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 11:45 WIB
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang nomor urut 02, Aep Syaepuloh dan Maslani
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang nomor urut 02, Aep Syaepuloh dan Maslani

Karawang, NAWACITAPOST.COM - Sektor kesehatan menjadi salah satu isu dan program strategis yang didagangkan oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang nomor urut 02, Aep Syaepuloh dan Maslani pada saat kampanye.

Salah satu yang dijanjikan adalah rencana pembangunan RSUD baru di wilayah utara yang berlokasi antara di Kecamatan Tempuran atau Telagasari. Setiap berkampanye di hadapan masyarakat.

Aep menyebut akan menuntaskan semua program pembangunan, salah satunya pembangunan infrastruktur sektor kesehatan. Sebagaimana diketahui, saat ini Pemkab Karawang sedang membangun RSUD baru di Rengasdengklok.

Aep juga berjanji usai pembangunan RSUD Rengasdengklok, akan langsung berlanjut membangun satu lagi RSUD yang lokasinya antara di Kecamatan Telagasari atau Tempuran.

"Pembangunan RSUD Rengasdengklok selesai di 2024. Saya punya rencana untuk menambah pembangunan RSUD lagi, pilihannya antara di Tempuran atau Telagasari," ungkap Aep Syaepuloh, Kamis (10/10/2024).

Aep menjelaskan, pembangunan RSUD di Telagasari atau Tempuran menjadi prioritas usai pembangunan RSUD Rengasdengklok rampung. Pasalnya, kata dia, melihat data, baik dari segi geografis maupun sosiologis, Kabupaten Karawang idealnya memiliki empat (4) RSUD.

Sekadar informasi, saat ini Karawang hanya baru memiliki dua rumah sakit plat merah atau milik pemda yakni RSUD Karawang di Galuh Mas dan RSUD Jatisari. Jika RSUD Rengasdengklok rampung, jumlah rumah sakit milik pemda bertambah menjadi tiga.

Dan pembangunan RSUD di Telagasari atau Tempuran menjadi penggenap kebutuhan ideal rumah sakit plat merah di Kabupaten Karawang.

"Idealnya, saya pengan ada empat RSUD di Karawang. Itu semata untuk mengcover kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan. Dengan empat RSUD itu, semua warga di Kabupaten Karawang ini bisa mengaksesnya," ucap Aep.

Jika Pemkab Karawang sudah memiliki 4 rumah sakit milik pemda, nantinya masyarakat tak perlu repot atau jauh menempuh faskes milik negara. Sebagai contoh, kata Aep, masyarakat Rengasdengklok dan sekitarnya bisa ke RSUD Rengasdengklok.

Masyarakat perkotaan bisa langsung ke RSUD Karawang di Galuh Mas. Masyarakat Cikampek dan sekitarnya bisa ke RSUD Jatisari. Dan terakhir masyarakat Cilamaya dan sekitarnya bisa ke RSU baru yang ada di Tempuran atau Telagasari.

"Melihat akses yang sangat dibutuhkan masyarakat (terkait fasilitas kesehatan), saya memilih antara Tempuran atau Telagasari. Jadi nanti tak usah ke RSUD Jatisari," ucapnya.

Perihal anggaran, Aep memang menyadari, membangun sebuah faskes yang layak dan komplit tidak cukup dengan anggaran kecil. Namun berkaca dari pembangunan RSUD Rengasdengklok yang punya skema penganggaran yang jelas sumbernya,

ia optimis membangun satu lagi RSUD bukanlah hal yang mustahil untuk dilaksanakan.

Halaman:

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini