Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Kekesalan dan kebencian Rocky Gerung kepada Jokowi terus didengungkan. Kali ini Rocky menyebut, hadirnya FPI di acara pendeklarasian Anies Baswedan sebagai Capres, kerjaannya kompetitor atau lawan politiknya yang didukung intelijen.
Baca Juga : Akhirnya Terbukti HTI, FPI dan Eks Napiter Dukung Pencapresan Anies Baswedan
Pernyataan Rocky ini, membuat penggiat media sosial Rudi S Kamri, menjawabnya dalam chanel YouTube Kanal Anak Bangsa, tertawa dan menyebut Rocky sedang berhalusinasi, dengan didasari rasa kebencian yang amat sangat kepada Jokowi.
Rudi melanjutkan, semua orang sudah tahu, bahwa kelompok Petamburan (eks FPI dan PA 212) punya hubungan politik yang kental dengan Anies. Soal Anies didukung kelompok intoleren, itu bukan lagi menjadi rahasia umum, jelasnya.
Semua orang sudah tahu, bahwa Anies memang didukung kelompok-kelompok itu, termasuk eks narapidana teroris, eks HTI, hal itu tak bisa terbantahkan, tandas Rudi.
Mungkin, jika Rocky mengucapkan adanya peran intelijen, disuarakan saat zaman Soeharto, itu ada benarnya. Namun, ini zaman Presiden Jokowi, dimana semua orang bebas mengkritiknya, asal tidak membabi buta, maka itu sah-sah saja.
Rocky juga menuding, Jokowi didukung kelompok nasionalis. Bagi Rudi itu, memang yang terjadi, karena Jokowi didukung oleh orang-orang yang Pancasilais, mengedepankan dan mengutamakan kemajemukan, anti toleran dan anti radikalisme.
Semuanya itu bermuara pada kesejahteraan rakyat Indonesia, tanpa memandang SARA.