Kamis, 4 Juni 2026

Tinggal 151 Hari Lagi Anies Baswedan Lengser, Lakukan Hal Blunder

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Rabu, 18 Mei 2022 | 10:55 WIB
Gubernur Jakarta Anies Baswedan (16 Oktober 2017 - 16 Oktober 2022) bersama Rizieq Shihab. Kolase.
Gubernur Jakarta Anies Baswedan (16 Oktober 2017 - 16 Oktober 2022) bersama Rizieq Shihab. Kolase.

Jakarta, NAWACITAPOST.COMAnies Baswedan telah menjabat Gubernur Jakarta selama 1652 hari (4 tahun 6 bulan 18 hari), sisa 151 hari lagi, ia akan melepaskan jabatan sebagai orang nomor satu di Jakarta, tepatnya pada 16 Oktober 2022.

Baca Juga : Mendagri Usulkan 3 Nama Calon Pj Gubernur DKI Jakarta Pengganti Anies Baswedan


Gubernur Jakarta ke-17 ini,  diakhir masa jabatan, begitu gencar melakukan pendekatan bukan hanya mendatangi, tetapi memberikan bantuan.

Salah satunya, Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) nilainya mencapai puluhan miliyar, berbagai gereja menikmati bantuan yang diberikan Anies.

Ungkapan pelayan Tuhan menggema, puji syukur membahana, mengucapkan terimakasih kepada Anies, yang telah memberikan BOTI. Terimakasih pelayan Tuhan di unggah beragam media sosial : Facebook, Youtube, Twiter dan Instragram.

Jika Anies mau melakukan, seharusnya saat pertama ia sebagai Gubernur. Memang itu, ia lakukan, tapi  hanya segelintir gereja menikmatinya. Jutsru  yang banyak dibantu, tempat ibadah yang ia diidentikan dengan politik identitas.

Selain itu, gelaran balapan mobil listrik Formula E, dikebutnya dan harus jadi dihelat pada Juni 2022. Untuk meyakinkan itu, pada Senin 25 April, ia mengajak Presiden Jokowi melihat lintasan balap mobil listrik itu, dikawasan Ancol.

Terlepas ajakan ke Jokowi, KPK tetap masih menyelidiki balap mobil itu, yang diduga menggunakan dana APBD Jakarta, yang jumlahnya ratusan miliyar.

Kini, mantan menteri Pendidikan dan kebudayaan yang dicopot itu, lagi berada di Eropa khususnya (3 negara : Inggris, Jerman dan Perncis) selama 8 hari, terhitung sejak 10 Mei 2022.

Pergi ke 3 negara itu, bertujuan menjajaki kerjasama Moda Raya Transportasi (MRT), sebagai yang melekat dengan jabatan Gubernur, ada benarnya, tapi bukankah ia hanya punya sisa waktu 5 bulan, dan 4 bulan  lagi (September 2022) penggantinya sudah ada? (baca : Presiden Jokowi akan memilih  1 dari 3 nama Pejabat Gubernur yang diajukan Mendagri).

Bukankah menurut aturan yang berlaku, 6 bulan  sisa jabatan, seseorang kepala daerah (Jakarta:   Gubernur), tidak boleh melakukan hal-hal yang sifanya Kerjasama untuk kepentingan jangka panjang, tapi itu harus dilakukan oleh penggantinya Anies.

Yang jelas, Anies memang gemar melakukan yang nyeleneh dan aneh-aneh. Tujuannya cuman satu, bahwa ia peduli warga Jakarta, tapi sayang pedulinya ketika ia punya tujuan tertentu. Pertama di sisa waktu yang 5 bulan lagi, dan Kedua supaya dilirik sebagai capres 2024. Padahal apa yang dilakukan di sisa masa jabatan yang 151 hari adalah tindakan blunder dan merugikan berbagai pihak, terutama warga Jakarta.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB