Jumat, 5 Juni 2026

Viral Aroma Kelicikan SBY di Pilpres 2009 yang Dibongkar Peneliti Politik Australia Dr. Marcus Mietzner 

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:04 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Ambisius  SBY sebenarnya sudah muncul benih dan bibitnya. Saat era reformasi masih berusia satu tahun. Punya kesempatan emas sebagai KSAD atau Panglima TNI dalam jenjang militer, tapi tawaran itu dilepasnya dan memiih sebagai Menteri era Gus Dur.

Baca Juga : Jubir Demokrat KLB Deli Serdang : Kubu AHY Tebar Fitnah dan Berita Bohong


Berlanjut ambisinya. Ketika mendekati 2004. Ditanya Presiden Megawati tahun 2003 apakah benar ingin menjadi Capres 2004. SBY mengatakan tidak kepada Megawati. Sampai akhirnya terbongkar dan terbukti dengan pengunduran diri sebagai Menkopolhukam era Megawati. Lalu Capres dan berhasil menjadi Presiden.

Ambisiusnya terus melangkah. Isu penyadapan yang dilakukan Australia ke pejabat-pejabat Indonesia selama dua  (2) tahun (2007 -2009). SBY hanya menarik Dubes Indonesia di Australia ke Jakarta, dan tak bisa berbuat apa-apa.

Foto Tangkapan layar : Alifurrahman dalam Chanel Youtube 2045 TV, Senin 26 Oktober 2021

Sampai akhirnya, SBY membebaskan Ratu Narkotika asal Australia yang ditahan sejak 2005 dibebaskan pada April 2014 (seharusnya tahun 2025 bebas). Itu dilakukan SBY, supaya penyadapan yang dilakukan  Australia tidak dibongkar. Itu salah satu analisa dari peneliti Australia Dr.Marcus Mietzner dari Low Institute for Internasional Policy yang penelitiannya dilakukan tahun 2008, yang dikupas habis oleh Alifurrahman dalam Chanel Youtube 2045 TV, Senin 26 Oktober 2021.

https://youtu.be/chPxtKMgqcs

Marcus juga membongkar kemenangan SBY di tahun 2009 dengan cara-cara tak patut. Disimpulkan  peneliti itu, bahwa SBY bisa leading dari 25 menjadi 50 persen atau bisa menaikkan suara Demokrat sampai 300 persen, itu gara-gara Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dialiurkan sebesar 14 triliun rupiah kepada 91 juta warga sipil. Untuk anggaran TNI-Polri sebesar 4 triliun rupiah.

-
Foto Tangkapan layar : Alifurrahman dalam Chanel Youtube 2045 TV, Senin 26 Oktober 2021

Karena posisi SBY saat itu sangat terpuruk, ya bagaimana biasa ditangkap karena korupsi, sementara dia mau maju lagi sebagai capres, kaya gak punya muka.Tapi gara2 BLT, yang disalurkan 14 triliun rupiah kepada warga sipil menargetkan 91 juta suara. Itu berhasil menaikkan SBY dan suara Demokrat. Nah untuk TNI dan Polri ada khusus jumlahnya 4 triliun rupiah.

Saat menjelang kampanye Pilpres 2009. Sebagai Capres SBY mengumumkan penurunan harga BBM. Padahal saat itu, memang harga minyak dunia lagi turun.

Prediksi Markus lainnya. SBY mengambil alih Partai Demokrat. Terbukti  benar, yang mana dua anaknya : Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat  dan Edi Baskoro Yudoyhono biasa disapa Ibas menjadi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

Diakui juga oleh Alifurrahman bahwa ia baru mengetahui sepak terjang SBY berbau tak sedap dari peneliti politik dari Australia, dan menjadi viral.

 

 

 

 

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB