Jumat, 5 Juni 2026

Waspada! Kelompok Radikal Intoleran dan Antek Khilafah Manfaatkan Kegaduhan Pandemi Untuk Hancurkan Negara

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:22 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Beredar ajakan aksi dimedia sosial dengan judul Jokowi End Game. Sebuah ajakan aksi tersebut terlihat jelas bahwa dibalik seruan tersebut patut diduga ditunggangi oleh pihak yang sengaja memperkeruh keadaaan ditengah masa pandemi ini.

Politisi  Ferdinand Hutahean mengatakan bahwa seruan aksi yang muncul di media sosial itu dapat menjadi alat untuk kepentingan eks HTI dan eks FPI untuk memanfaatkan momentum tersebut untuk menjatuhkan Jokowi dan memperkeruh keadaan dengan mempengaruhi rakyat Indonesia.

 

“Jadi sebuah ajakan aksi yang arahnya jelas terbaca kemana dan jelas terbaca siapa dalang aksi ini. Otak dibalik aksi jelas, targetnya apa juga jelas meski dibungkus dengan narasi-narasi seolah demokratis,” kata Ferdinand.

 

Ferdinand menilai bahwa adanya pemaksaan kehendak dari kelompok anti Pancasila, kelompok radikal intoleran antek kilafah yang ingin mengubah Indonesia menjadi sebuah negara seperti keinginan mereka dan dibawah kekuasaan mereka.

“Para anti Pancasila ini menunggangi wabah pandemi virus covid untuk mewujudkan hasrat politiknya tanpa berpikir resiko yang akan dihadapi oleh bangsa, resiko yang akan dihadapi oleh masyarakat umum,” kata Ferdinand kepada NAWACITAPOST, Sabtu (24/7/2021).

 

Mantan politisi Demokrat ini menegaskan, aksi Jokowi End Game ini tak akan berjalan tanpa adanya sponsor yang membiayai dan tanpa adanya aktor-aktor lapangan yang bekerja tanpa biaya.

“ Masyarakat jangan melihat aksi ini sebagai aksi mahasiswa yang biasanya dari dulu memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Lebih Lanjut, kata dia,  aksi ini hanya memperalat nama mahasiswa dengan menggerakkan beberapa oknum mahasiswa yang memang ideologinya sudah miring dan dibawah pengaruh antek-antek kilafah.

 

“Mereka ini sesungguhnya adalah musuh negara dari organisasi terlarang yamg sudah dibubarkan oleh negara. Mengapa mereka ini sangat membenci Jokowi dan sangat bernafsu menjatuhkan Jokowi? Karena Jokowi lah Presiden yang berani membubarkan organisasi kelompok intoleran ini dan Jokowi lah Presiden yang berani menjaga NKRI dan Pancasila dengan mengambil sikap tegas menyatakan HTI FPI bubar dan terlarang. Inilah dasarnya mengapa mereka terus berupaya menjatuhkan Jokowi dengan berbagai isu,” ucapnya.

 

Dia menegaskan, upaya ini tentu harus dilawan, tidak boleh dibiarkan. Mereka kaum intoleran radikal qadrun anti Pancasila tidak boleh dibiarkan merusak negara warisan leluhur ini.

“Mereka harus dilawan karena mereka tidak sedang berjuang dijalan demokrasi tapi sedang memaksakan kehendak untuk menguasai Indonesia dengan menunggangi wabah virus covid yang tidak mudah diselesaikan ini. Sebagai anak bangsa, dan sebagai anak negara yang cinta NKRI dan Pancasila kita nyatakan lawan aksi sampah rusuh qadrun anti Pancasila,” ujarnya.

 

 

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB