Kepala Bakomstra DPP Demokrat Herzaky Mahendra mengatakan hal tersebut sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap Indonesia dan SBY.
"Bentuk pengakuan kepada Indonesia, khususnya kepada pak SBY, sebagai salah satu pemimpin di dunia yang disaat menjabat ikut berperan aktif dalam menjaga dan mempromosikan perdamaian maupun ketertiban dunia, sesuai dengan amanat konstitusi9" kata Herzaky dalam keterangan kepada wartawan, Senin (19/7/2021).
Sementara itu, pengamat politik Rustam Ibrahim mengaku bingung dengan Partai Demokrat.
"Apakah sedang mempromosikan Pak SBY untuk maju lagi 2024," kata Rustam, Selasa (20/7/2021).
Rustam mengaku bahwa mempromosikan SBY pada Pilpres 2024 akan sia-sia.
Karena, SBY sudah menjadi bagian dari masa lalu.
"Yang harus dipromosikan itu, Ketum AHY bukan SBY, " ucapnya.