Jumat, 5 Juni 2026

Kepanikan Cikeas , Duo Saudara AHY dan Ibas Manfaatkan Kecemasan Publik Sebagai Kepentingan Politik

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 8 Juli 2021 | 14:50 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Politikus senior PDIP Hendrawan Supraktikno menyikapi pernyataan duo saudara yang juga petinggi Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang mempertanyakan kemampuan pemerintah mengatasi Corona.

Hendrawan mengatakan pernyataan AHY dan Ibas terkesan membuat kecemasan publik sebagai komoditas politik.

"Jadi hendaknya tidak ada pihak yang memanfaatkan amukan pagebluk dan kecemasan publik sebagai komoditas politik, atau mengurangi konsentrasi kekuatan kita sebagai bangsa dalam mengatasi kondisi ini, " kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (8/7/2021).

Hendrawan meminta agar AHY dan Ibas tidak menganggap remeh kerja keras pemerintah dalam atasi pandemi ini.

"Jangan menganggap remeh kerja keras kita untuk lepas dari badai yang sempurna duo pandemi resesi ini, " terangnya.

Hendrawan menilai jangan sampai kekhawatiran AHY dan Ibas sebagai pengingat, justru malah mengurangi semangat penanganan pandemi Covid-19.

"Ya kita paham yang disampaikan duo AHY-Ibas sebagai keprihatinan, tapi kita juga tidak mau mengurangi semangat saat ini, untuk terus bergotong royong atasi Covid, " ujarnya.

"Mari Kita bangun kesadaran kolektif di masyarakat untuk menyukseskan program PPKM darurat ini, Jangan kendur," terangnya.

Selain itu, kata dia, untuk pemerintah, akan pentingnya konsistensi dalam menerapkan aturan PPKM darurat.

Perlu diketahui, duo saudara ini, AHY-Ibas mempertanyakan kemampuan Negara dalam mengatasi pandemi Covid. AHY khawatir akan kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia yang semakin melonjal.

Sementara itu. Ibas tidak ingin Indonesia jadi filed nation dam menangani Covid-19

.

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB