Jumat, 5 Juni 2026

Bahas Soal Kesehjateraan Kru Nanggala, Politisi PDIP Dewi Tanjung : AHY Anak Papa dan Tidak Mampu Urus Partai

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 27 April 2021 | 14:05 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Sindiran terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali mencuat setelah AHY menyebutkan pemerintah menanggung kehidupan keluarga kru Nanggalan, kali ini datang dari politisi PDI Perjuangan (PDIP) Dewi Tanjung.

Dewi Tanjung mengaku AHY yang belum mampu untuk mengurus partai, sebaiknya tidak ikut campur memberikan masukan kepada pemerintah.

“Ciiee..Ciiee Anak Papa yg Manja Sok2an kasih Masukan ke Pemerintah,” cuit Dewi dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (27/4/2021).

Dewi mengungkapkan, jika AHY belum mampu mengurus partai Demokrat.
“Urus partai aja ngga mampu mau ikut campur sama urusan pemeirntahan,” cuitnya.
Dewi juga meminta agar AHY mengoreksi kebijakan ayahnya (SBY) yang pernah menjabat presiden dua periode.

“Ampuun deeh anak kemaren Sore mau mendikte Pemerintahan. Zaman Bapaknya Bagaimana tuh koreksi lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan usulan bahwa kepada pemerintah untuk memberikan kesehjateraan keluarga 53 kru KRI Nanggala 204 yang gugur.

AHY menyebutkan pemerintah harus memberikan tunjangan pebuh dengan memberikan gaji utuh tidak dipotong sebagaimana halnya uang pension.

Kedua, pemerintah dapat memberikan beasiswa hingga lulus universitas bagi seluruh putra-putri awak yang gugur.

Ketiga, kata AHY pemerintah dapat memberikan fasilitas perumahan bagi-masing-masing keluarga yang ditinggalkan,” kata AHY, Minggu (25/4) dikutip dari wartaekonomi.

Ia menjelaskan, hal itu sesuai dengan prosedur yang ada, memang sudah pasti ada perhatian dari negara sesuai prosedur tetap, tetapi ini peristiwa luar biasa , sehingga perhatian pemerintah pun harus luar biasa .

Putra pertama SBY ini menganggap bahwa biaya yang akan dikeluarkan negara untuk mewujudkan tiga poin itu tidak akan sebanding dengan pengorbanan nyawa 53 awak KRI Nanggala.

Tambahnya, ia mengaku dirinya telah menyampaikan usulannya tersebut ke Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, yang saat ini menjadi anggota Komisi I DPR RI.

Ia juga telah memerintahkan Fraksi partainya yang duduk di DPR RI untuk mendorong pemerintah memberi perhatian luar biasa kepada keluarga prajurit KRI Nanggala 402.

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB