Surabaya NAWACITAPOST - Dalam setiap kontestasi Pilkada, satu suara amatlah berharga. Apalagi kalau dukungan suara tersebut dilakukan oleh suatu komunitas besar. Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Hijabers Milenial Surabaya kepada Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU), Senin lalu (9/11/2020) di Hotel Mercure Surabaya.
Bukan hanya dukungan, para Hijabers muda ini siap mengkampanyekan sekaligus memenangkan Paslon nomor 2 menjadi Walikota dan Wakil Walikota Surabaya di 9 Desember mendatang.
Acara yang langsung dihadiri oleh Calon Wakil Walikota Surabaya Mujiaman berserta sang istri Diah Mujiaman ini, diharapkan para pemilih pemula yang tergabung di organisasi Hijabers Milenial itu tidak salah dalam pilih pemimpin.
Kepada Mujiaman dan sang istri, Ayu Intan Mustika Ratna koordinator acara mengaku selama ini merasa seperti dianak tirikan oleh Pemkot Surabaya khususnya terkait fasilitas yang bisa digunakan untuk anak muda berkreasi.
Dalam hal ini Ayu berharap, MA-Mujiaman benar-benar amanah untuk membangun Surabaya lebih baik lagi, sehingga bisa naik kelas To The Next Level seperti slogan kampanyenya.
"Kami hanya minta Pemkot bisa memberikan perhatian khusus dan Kami meyakini Pak MA-Mujiaman bisa merealisasikan itu," kata Ayu.
Menurutnya, MA-Mujiaman adalah jawaban untuk masa depan Surabaya lebih naik kelas.
Selain Ayu, hadir pula saat itu Suci Agustina (Founder SC Model Management) bersama Sri Wahyuni selaku Ketua komunitas H2c (Hijabers Comunity)
Acara dikemas begitu apik dengan menampilkan fashion show kain batik dari Ibu Lita Machfud Arifin yang diketahui beliau adalah pencipta kain batik icon Surabaya karena menurutnya Batik yang ada di pasaran hanya bercorak Madura dan Pekalongan.
Tampak Model Naura Models Naungan dari Sz model management menshowkan karya karya ke-3 Perancang ini.
Selain Fashion show acara juga diisi dengan diskusi bersama teman teman milenial dengan harapan milenial hijabers Surabaya di berikan ruang untuk berkarya, karena diketahui bersama, saat ini para millenial muda banyak yang menjadi wirausahaan seperti Olshop dan Onlineshop.
Sri Wahyuni selaku Ketua komunitas H2c menerangkan, saat ini peserta yang hadir ada 400 hijabers. Terkait hasil karya ibu Lita, Sri mengaku belum pernah melihat Icon Surabaya. " Saya belum pernah lihat, Coraknya bagus ada buaya, ikan hiu dan jembatan."
Dalam kesempatan itu, Mujiaman menyapa Hijabers Milenial Surabaya yang rata-rata anggotanya adalah anak-anak muda yang masuk dalam kategori pemilih pemula.
"Saya harap yang hadir disini tidak salah dalam memilih calon pemimpin terutama memilih calon pemimpin untuk Surabaya," katanya.
Ia juga memaparkan visi-misi MAJU ke Hijabers Milenial. Salah satunya terkait dengan penyediaan ruang kreativitas untuk anak-anak muda Surabaya. Baik itu kreativitas seni maupun fashion, terutama bagi pengguna hijab.