Jumat, 5 Juni 2026

Terkait Pilkada 2020, Tokoh Masyarakat Nias Agustus Gea : Nias Butuh Pemimpin Rendah Hati Juga Piawai

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:09 WIB
Nias, NAWACITAPOST –  46 hari lagi Pilkada 2020 secara serentak akan dilaksanakan. Yaitu pada Rabu 9 Desember 2020. Nias termasuk salah satu daerah yang melaksanakan pesta demokrasi tersebut. KPU Nias telah menetapkan jumlah pemilih sebanyak 89.349. Dan, 4 Calon Kepala Daerah (Cakada) akan berlaga di daerah ini.  Sebut saja Nomor urut  1 Ya'atulo Gulö - Arota Lase, Nomor urut 2 Christian Zebua - Anofuli Lase, Nomor urut  3 Enanoi Dohare - Yulius Lase, dan Nomor urut  4 Arosökhi Waruwu - Asaldin Gea.

Baca Juga : Pergi Ke Kepulauan Nias Cukup Perlihatkan Rapid Test


MENURUT Agustus Gea ( Ama Tara) tokoh masyarakat Kepulauan Nias, mantan Ketua Umum HIMNI yang juga  Sekretaris MPO DPP HIMNI ketika dihubungi nawacitapost melalui sambungan whatsApp, Sabtu (24/10/2020). Bahwa 4 Cakada, hanya 2 (dua) pasangan yang memiliki peluang besar untuk memenangkan kontestasi yaitu nomor urut 1 Ya'atulö Gulö - Arota Lase dan nomor urut.4 Arosökhi Waruwu - Asaldin Gea.

Lanjut Agustus Gea yang pernah jadi anggota Badan Pengurus Majelis Sinode Banua Niha Keriso Protestan (BPMS BNKP),  bahwa Ya'atulo Gulö - Arota Lase merupakan pasangan muda yang berpadu dengan tokoh Senior. Ibarat Gas dan Rem. Ya'atulö Gulö adalah ahli ekonomi dan Konseptor piawai. Juga mengerti hukum dan akutansi. Paling penting dari itu tidak terlalu banyak bicara tapi bekerja. Putera Nias yang besar di daerah Kabupaten Nias adalah modal yang bisa paham situasi dan kondisi daerahnya.

Agustus Gea, Tokoh Masyarakat Nias dan Mantan Anggota BPMS - BNKP

Khusus mengenai sikap rendah hati. Menjadi modal yang mudah mendekatkan diri dengan masyarakat. Sehingga aspirasi dari masyarakat berupa keluhan dan masukan pasti dilaksanakan dengan baik. Asal info itu akurat.

Apalagi proram kerjanya sudah disiapkan. Maka, peluang untuk terpilih sangat besar. Pasalnya, masyarakat menginginkan pemimpin yang baru yang rendah hati tersebut.

Sedangkan kelemahan pasangan ini. Kurang pandai berbasa – basi. Namun, jangan khawatir. Bisa diperbaiki jika sering tampil dan bertandang kepada masyarakat. Pepatah mengatakan Ala bisa karena biasa.

Christian Zebua - Anofuli Lase adalah pasangan hebat. Christian Zebua adalah perwira Tinggi Angkatan Darat dengan pangkat terkahir Mayjen TNI (Purn). Mantan Pangdam Cenderawasih ini cocoknya jadi Gubernur Provinsi Kepulauan Nias. Jika, kelak terbentuk.

Apalagi Christian Zebua sebagai Ketua Panitia Pemekaran atau Pembentukan Provinsi kepulauan Nias. Dikenal dan dijagokan oleh seluruh masyarakat Kepulauan Nias termasuk Agustus Gea. Pasti mendukungnya apabila mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur.

Tetapi, jangan hanya mencalonkan diri menjadi Bupati Nias, biarkan masyarakat Kabupaten Nias sendiri yang berkontestasi disana. Apalagi jika tujuannya hanya sebagai sasaran antara atau sebagai uji coba menuju yang lebih tinggi. Hal ini kurang pas dan kurang tepat, tutur Agustus Gea.

Kalau menang mungkin ia. Jika kalah, sama saja merendahkan diri sendiri. Belum lagi kalau masyarakat Nias masih ada yang berpandangan bahwa biarlah orang Kabupaten Nias sendiri yang memimpin Kabupaten Nias. Tidak perlu didatangkan dari luar Kabupaten Nias yang memimpin mereka. Karena bisa-bisa dianggap Kabupaten Nias tidak lagi memiliki orang yang mampu untuk memimpin daerahnya sendiri.

Sementara Enanoi Dohare - Yulius Lase, Agustus Gea dengan rendah hati yang paling dalam bahwa mohon maaf karena keterbatasannya. Belum mengenalnya secara baik. Sehingga tidak berani dikomentari, jelasnya.

Arosökhi Waruwu - Asaldin Gea. Arosokhin Waruwu yang notabene mantan Wakil Bupati (Wabup) memiliki karakter dan sikap rendah hati, dan sederhana. Apalagi, sebagai mantan Wabup pasti sangat paham situasi dan kondisi Kabupaten Nias.

Kuncinya adalah masyarakat Nias puas dengan kepemimpinan Bupati Nias yang berpasangan dengan Arosökhi Waruwu selama 10 Tahun. Pasangan ini memiliki peluang yang lebih besar dari Yaatulö Gulö. Karena, masyarakat pasti menginginkan kepemimpinannya dilanjutkan.

Sedangkan Sekjen DPP HIMNI, Otoli Zebua ketika dihubungi nawacitapost.com melalui sambungan whatsApp, Sabtu (24/10/2020). Bahwa 4 cakada yang maju pada pilkada Nias merupakan putra terbaik.

Punya kekuatan, kelebihan dan Visi misi untuk memajukan Nias. HIMNI mendorong agar CAKADA  menggunakan masa kampanye ini untuk mendekatkan diri kepada masyarakat menyampaikan apa yang mau dilakukan kalau terpilih menjadi kepala daerah nanti.

Bagaimanapun, upaya yang dilakukan masyarakat Nias yang  berdaulat penuh dapat menentukan pemimpinnya untuk 5 tahun kedepan.  Selama kampanye protokoler kesehatan secara ketat diterapkan. Panwas jangan segan-segan bertindak tegas tanpa padang bulu apabila cakada dan pendukungnya melanggar prokes Covid 19.  Money politik dihindari.  Lebih dari itu tetap menjaga persahabatan antara Cakada dan pendukung.

 

 

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB