Senin, 28 September 2026

EMPAT NAMA MULAI MENGEMUKA, DARI EMIL DARDAK HINGGA RISMA: KE MANA ARAH PILGUB JATIM 2029?

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Senin, 28 September 2026 | 13:51 WIB

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM – Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029 memang masih beberapa tahun lagi. Namun, peta figur potensial mulai terbentuk. Nama Emil Elestianto Dardak, Eri Cahyadi, Tri Rismaharini hingga Lia Istifhama mulai muncul dalam pembicaraan politik Jawa Timur.

Belum ada satu pun dari empat nama tersebut yang secara resmi ditetapkan sebagai kandidat Pilgub Jatim 2029. Karena itu, ukuran “peluang” saat ini lebih tepat dibaca dari hasil survei, posisi politik, pengalaman pemerintahan, jaringan partai, serta rekam elektoral masing-masing.

EMIL DARDAK: MODAL POSISI DAN ANGKA SURVEI

Emil Elestianto Dardak memiliki modal yang cukup jelas. Ia saat ini merupakan Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Dalam survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) terhadap 1.200 responden usia 17–40 tahun di 38 kabupaten/kota Jawa Timur pada 25 Juni–5 Juli 2026, Emil memperoleh angka 32,1 persen.

Survei menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling, dengan margin of error ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Angka tersebut menggambarkan preferensi kelompok responden yang diteliti, bukan prediksi hasil Pilgub 2029.

Modal Emil juga tidak berhenti pada popularitas personal. Survei ARCI Agustus 2026 mencatat elektabilitas Partai Demokrat di Jawa Timur sebesar 12,5 persen. Dalam survei yang sama, 98,7 persen responden mengetahui posisi Emil sebagai pimpinan Demokrat Jatim.

Artinya, Emil mempunyai dua modal yang terlihat saat ini: pengalaman berada di pemerintahan provinsi dan posisi struktural di partai.

Namun, Pilgub masih 2029. Dukungan partai, konfigurasi koalisi dan dinamika politik nasional masih dapat berubah.

LIA ISTIFHAMA: KEJUTAN DARI SENATOR MUDA

Nama Lia Istifhama menjadi salah satu perkembangan menarik dalam peta awal Pilgub Jatim.

Dalam survei ARCI terhadap pemilih usia 17–40 tahun tersebut, Lia memperoleh 17,5 persen, berada di atas Eri Cahyadi yang tercatat 10,3 persen. Lia saat ini merupakan anggota DPD RI dan aktif membawa isu Jawa Timur di tingkat nasional.

Angka 17,5 persen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa figur nonkepala daerah masih memiliki ruang dalam pertarungan politik Jawa Timur.

Lia juga memiliki jejaring sosial-politik yang berbeda dibanding kepala daerah. Aktivitasnya sebagai senator membuat eksposurnya tidak hanya bertumpu pada wilayah pemerintahan tertentu.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Kapan Warisan Keraton Yogyakarta Dipulangkan Inggris?

Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:18 WIB