Rabu, 5 Agustus 2026

Dari Balai Kota ke Grahadi: Seberapa Besar Peluang Eri Cahyadi Merebut Jatim 1?

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 17:09 WIB
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Kesimpulan Redaksi

Eri Cahyadi memiliki modal politik yang nyata.

Ia menang pada 2020 dengan 56,94 persen dan kembali memenangkan Pilkada 2024 dengan 81,38 persen suara sah. Ia kini memimpin Surabaya untuk periode kedua, memiliki kendaraan PDI-P, pernah memimpin APEKSI, dan memiliki pengalaman pemerintahan yang panjang.

Tetapi modal Surabaya bukan tiket otomatis menuju Jatim 1.

Justru lima tahun kedua Eri di Surabaya akan menjadi masa pembuktian.

Jika 2030 nanti Surabaya benar-benar meninggalkan warisan pembangunan yang kuat, Eri akan memiliki sesuatu yang sangat mahal dalam politik: rekam jejak yang bisa dijual ke publik Jawa Timur.

Namun jika sejumlah janji besar gagal diwujudkan, lawan politik akan menjadikan kegagalan itu sebagai amunisi.

Karena itu, pertarungan Eri menuju Jawa Timur sebenarnya bukan dimulai ketika baliho calon gubernur berdiri.

Pertarungan itu dimulai hari ini, dari Surabaya.

Dan jika suatu hari Eri benar-benar berhadapan dengan Emil Dardak, pertanyaannya bukan lagi siapa yang paling populer.

Pertanyaannya jauh lebih sederhana:

Siapa yang paling mampu meyakinkan 31 kabupaten dan 9 kota lainnya bahwa mereka juga pantas mendapatkan kepemimpinan seperti yang dijanjikan di Surabaya? ***

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini