Jakarta, NAWACITA- Pengamat politik Ray Rangkuti menilai isu penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) oleh sejumlah politikus Demokrat sulit terjadi. Sebab, pengusulan KLB itu tidak dilatari pergerakan yang baik dalam wacananya.
"Saya menduga, KLB ini akan layu dengan sendirinya. Bukan karena isi dan isunya tidak substantif, tapi karena tidak diciptakannya momentum untuk membangkitkan perlawanan itu," kata Ray kepada JPNN.com, Senin (17/6)
Ray menilai ada persoalan terkait dengan tingkat kepercayaan kader terhadap Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Di luar itu, cara SBY dalam hal mengelola partai yang memiliki kesan lebih mengutamakan orang dekat manjadi porsi lebih utama dalam partai.
"Ada kemungkinan berbagai mekanisme pengambilan keputusan terkait dengan langkah-langkah aktif PD bukan merupakan hasil kesepakatan dalam forum pimpinan PD," kata dia.
Ray melanjutkan, argumen para pendukung KLB ini dapat dilihat dengan wajar. Dan bahkan pada tingkat tertentu subtansial.
Hanya saja, karena KLB adalah keputusan politik, kata Ray, tentu saja hitungan politiknya juga harus dilihat. Ide-ide substantif politik belum tentu dapat menggerakkan perlawanan politik.
"Momentum politik itu salah satu faktor penting bagi gerakan politik. Nah, di momentum inilah para penggerak KLB ini terhantuk. Mereka seperti belum membuat momentum tapi langsung meminta sesuatu yang sangat berat," jelas dia.
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB