Jakarta NAWACITA - Disaat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengklaim kemenangan atas perolehan suara Pilprews 2019, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin pun tak berdiam diri.
Menghadapi klaim Prabowo-Sandi, pendukung capres nomor urut 01 ini menyuguhkan sebagian hasil hitung internal dengan gamblang. Berbeda dengan pendukung Prabowo-Sandi yang hanya mengklaim menang 62 persen tapi tidak pernah menunjukkan temuannya.
Anggota Direktorat Saksi TKN Alfatin Nova membuktikan pernyataan Prabowo-Sandi salah besar. Salah satu contohnya adalah Yogyakarta dan Bali. Mereka telah mengumpulkan 56,76 persen suara yang masuk di Yogyakarta. Hasilnya, tim Jokowi-Amin mengaku dapat perolehan 69,97 persen.
Begitu juga di Pulau Dewata. Meski data yang terkumpul masih sedikit, tapi Jokowi-Amin menang telak di Bali.
“Suara yang masuk 18,57 persen. Tapi hasilnya sejalan dengan real count KPU dan quick count-nya SMRC [Saiful Mujani Research & Consulting], dan Poltracking. Kita menang di atas 90 persen menang telak di Bali. Sementara hasil rilisnya 02, yang mereka klaim menang 69 persen, dari mana angka itu? Nah, ternyata angka itu hanya dari 7 TPS saja dari 12.834 TPS,” katanya.
Sementara di kubu sebelah, sang cawapres Sandiaga Uno kini sudah pulih kembali setelah sebelumnya dikabarkan sakit dan beristirahat beberapa hari.
Sandi kini lebih memantau proses penghitungan suara di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang tercatat dalam formulir C1. Tim pun disemangati untuk terus mengawal C1 di seluruh Indonesia.
Tim Prabowo-Sandi memang tidak percaya dengan hasil hitung cepat sejak menampilkan persentase perolehan. Mereka mengklaim hasilnya berbeda dengan yang tim internal dapatkan. Prabowo mengklaim mendapat suara 62 persen lebih.
Keyakinan mereka semakin jadi saat kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) salah memasukkan hasil C1 ke dalam situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Belum lagi surat suara yang tercoblos dan masalah daftar pemilih tetap membuat Prabowo-Sandi mengerahkan relawan mendapatkan kepercayaan sendiri.
Mereka ditugaskan untuk menghitung dan mengawasi perolehan C1. Setelah itu hasilnya diperbandingkan dengan milik KPU.
Di acara syukuran dan konsolidasi relawan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Rabu (24/4). Prabowo mengapresiasi langkah masyarakat dan para relawan yang penuh semangat mengawal proses penghitungan suara pemilu 2019. Baginya, mereka adalah pelopor penggerak perubahan.
Di hadapan para relawan, Prabowo meminta tetap waspada dan siaga dalam proses rekapitulasi suara. Dengan begitu, potensi kecurangan dapat diminimalisir.
Capres nomor urut 02 ini mengajak pendukungnya untuk terus mengawal perolehan suara dan jangan sampai berubah. Baginya, itu adalah perjuangan bersama.
“Alhamdulillah kita sudah menang. Tetapi saya tetap mengimbau kepada seluruh relawan dan masyarakat untuk jangan lengah. Kita ingin pemilu kita ini bersih, dan demokrasi kita tidak dinodai oleh kepentingan yang ingin menghancurkan bangsa kita,” katanya.
Soal kekeliruan input data oleh KPU, seperti diberitakan sebelumnya Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mohammad Mahfud MD menyatakan dirinya turut meninjau proses input data KPU (Komisi Pemilihan Umum). Mahfud menyatakan, bahwa tingkat kekeliruan dalam proses ini hanya 0,0004 persen bukanlah suatu hal yang direncanakan dan terstruktur.
Menurut Mahfud, jika saat ini KPU terus diserang dengan tuduhan memihak salah satu calon atau curang, setelah proses penghitungan selesai akan berpindah ke Mahkamah Konsitutusi (MK).
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB