Minggu, 19 Juli 2026

PDIP Tetap Perkasa, Gerindra-Golkar Tetap Tidak Mampu Mendekati

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Minggu, 21 Januari 2024 | 19:52 WIB
Hasil survei Indikator politik Indonesia
Hasil survei Indikator politik Indonesia

NAWACITAPOST.COM - Hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia mengungkap proyeksi keterpilihan partai pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Pemilu 2024.

Dalam proyeksi ini, PDIP diprediksi akan tetap memimpin, diikuti oleh Gerindra dan Golkar di posisi kedua dan ketiga.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil simulasi surat suara, PDI Perjuangan diperkirakan akan meraih dukungan sebesar 20,7 persen suara.

Baca Juga: Ganjar-Mahfud Rebound, PDIP Surabaya sebut Kekuatan Gotong-Royong lahirkan Pemimpin Rakyat Sejati

Sementara itu, partai berikutnya dalam peringkat adalah Gerindra dengan tingkat elektabilitas sebesar 16,5 persen, diikuti oleh Partai Golkar dengan 12,2 persen.

"Ini simulasi yang paling mendekati fakta pemilu legislatif. Oleh karena itu, simulasi surat suara seharusnya lebih merepresentasikan pilihan warga," ucapnya dalam konferensi pers, Sabtu (20/1).

Survei Indikator Politik Indonesia juga mencatat bahwa lima partai politik lainnya diperkirakan akan berhasil melampaui ambang batas 4 persen dan mendapatkan kursi di DPR.

Baca Juga: Kampanye Siti Atikoh dan Alam Ganjar Berhasil Dongkrak Elektabilitas Ganjar-Mahfud

Rincian hasil survei tersebut mencakup PKB dengan elektabilitas sebesar 9,2 persen; PKS sebesar 6,1 persen; NasDem sebesar 6,1 persen; Demokrat dengan 6 persen; dan PAN dengan 5,6 persen.

Namun, PPP diprediksi tidak akan berhasil masuk ke DPR dengan tingkat elektabilitas sebesar 2,2 persen.

Partai lainnya yang juga diprediksi tidak dapat melewati ambang batas untuk masuk ke Senayan adalah PSI dengan 1,6 persen.

Baca Juga: Dukung Ganjar-Mahfud, Deretan Artis Ramaikan Hajatan Rakyat di Bandung

Sementara itu, Perindo mencapai 0,7 persen; Gelora 0,4 persen; Buruh 0,3 persen; Hanura-PBB-Ummat masing-masing 0,2 persen; dan Garuda serta PKN masing-masing 0,1 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia dilaksanakan pada periode 10-16 Januari 2024, dengan metode pengambilan sampel multistage random sampling yang melibatkan total 1.200 responden.

Halaman:

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini