Kamis, 4 Juni 2026

Pemilu 2024 Memanas : Viral ! 'Rakyat Maunya Ganjar Bukan Prabowo'

Photo Author
Fahrin Waruwu, Nawacita Post
- Minggu, 7 Januari 2024 | 10:36 WIB
Foto Capres Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD di salah satu acara. (Sumber Akun Facebook Ganjar Pranowo)
Foto Capres Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD di salah satu acara. (Sumber Akun Facebook Ganjar Pranowo)
 
 
NAWACITAPOST.COM - Siapa sih yang suka dipaksa-paksa? Apalagi maksanya dengan menempuh berbagai jalur sampai menghalalkan segala cara demi mengarahkan pilihan orang-orang ke satu hal. 
 
Kayak yang ga banget deh ya. Itu bukan tentang kebaikan, karena kebaikan itu terwujud berdasarkan apa yang kita lihat dengan mata kepala sendiri sekaligus selaras jalannya sesuai pikiran dan hati nurani. 
 
"Ya begitulah gambaran saat aku melihat video antusias warga Banjarnegara yang turut menyambut Presiden Jokowi di bahu jalan. Mereka berdiri dengan memakai kaos Ganjar-Mahfud dengan mengacungkan 3 jari maupun menggaungkan salam metal." seperti dilansir nawacitapost com dari akun Facebook Prihati Utami Sabtu (6/1/2024) malam.
 
 
Semua dilakukan demi menunjukkan pilihan mereka dalam pilpres nanti ada pada Ganjar Pranowo. Karena alasannya kuat hanya Ganjar lah yang mampu meneruskan perjuangan Jokowi. 
 
Ya sikap itu bisa diartikan dari tindakan warga yang antusias berjejer di sisi tepi jalan, untuk menyambut Jokowi yang dikawal banyak mobil dan barisan polisi. 
 
Mereka tidak mau kehilangan moment itu memperlihatkan pilihan capres terbaik yang pantas meneruskan Jokowi. 
 
 
Ya karena kita tahu dan paham sikon hingga detik ini bahwa memang ayah dari Gibran ini turut serta dalam kegiatan politik. Seperti halnya cawe-cawe begitu.  
 
Entah hanya memperingatkan tentang netralitas, tapi mendiamkan aparat beserta badan independent yang bermain tidak netral sampai kerap memberi aba-aba soal pilihan politiknya. 
 
Masyarakat itu sudah merasakan bagaimana merakyatnya seorang Jokowi, yang suka mengunjungi mereka di berbagai daerah sampai memberikan bantuannya. 
 
 
Dan gen merakyat itu ada pada diri seorang Ganjar yang mau terjun ke masyarakat dengan membawa segala solusi atas permasalahan yang datang. 
 
Dia menggunakan kekuasaan untuk melayani rakyat, mengulurkan tangan dan membantu mereka yang membuatuhkan pertolongan. 
 
Apalagi yang mendesak seperti mendirikan puskesmas lengkap dengan fasilitasnya untuk mengatasi persoalan kesehatan saat kemarin bertandang ke Merauke. 
 
 
Dia harus segera ambil tindakan tanpa menunggu kontestasi pilpres rampung, karena kebutuhan itu bersifat mendesak. 
 
Kenapa rakyat memilih Ganjar bukan Prabowo atau malah Gibran? Prabowo tidak merasakan senasib dengan sama seperti rakyat kecil yang butuh didengar keluh kesah hingga aspirasinya.
 
Berdasarkan pergerakan Prabowo, pemimpin itu bukan yang melayani rakyat melainkan yang berkuasa atas segala hal di negara ini. 
 
 
Padahal negara kita ini menganut sistem demokrasi, dimana rakyat memang sudah seharusnya ikut andil dalam beberapa hal yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. 
 
Maka lebih tepat pandangan milik Ganjar yang mengatakan bahwa rakyat ini yang memberi amanah maka dia harus melayani dnegan sepenuh hati. 
 
Sehingga jika dhadapkan dnegan berbagai macam kritik, hal itu menjadi wajar untuk mengevaluasi kinerjanya bersama orang-orang dalam pemerintahannya. 
 
 
Bukan sebaliknya, malah membungkam mereka yang melayangkan kritik, karena dianggap hanya menghalangi jalan si pemimpin. Bukan, bukan yang seperti itu memaknai seorang pemimpin di negara demokrasi ini. 
 
Dari sebuah sudut pandang kedua capres itu saja, rakyat bisa menentukan dengan mudah bahwa memang Ganjar yang cocok menjadi presiden Indonesia. 
 
Hanya dia yang mengerti rakyat, karena Ganjar lah sosok pemimpin yang bisa menyinkronsasikan isi dalam pikiran, perkataan dan perbuatan di lapangan langsung. 
 
Pak Jokowi tidak boleh menutup mata terhadap fenomena tadi, dimana rakyat sudah menggaungkan pendapatnya. 
 
 
Untuk meneruskan perjuangannya, Ganjar Pranowo yang paling siap. Karena berdasarkan latar belakang kehidupan dan pengalaman hingga cara kerja, yang pas ya hanya Ganjar. 
 
Bukan Prabowo yang lebih mementingkan ambisi berkuasanya daripada melayani rakyat. 
 
Bukan pula Gibran yang kurang pengalaman, prosesnya masih panjang sehingga belum waktunya dia berada di posisi tertinggi dengan minim trek record dan gagasan dari pengalaman 2 tahunnya memegang Solo. 
 
 
"Ya hanya Ganjar jawabannya, yang memang punya kriteria ideal untuk menjadi penerus Jokowi. Karena komitmennya tegas, melanjutkan yang baik dengan langkah percepatan sampai memperbaiki yang memang perlu diperbaiki " akhirinya menulis.
 
 
Sumber akun dan Oleh : Prihati Utami
Editor Fahrin Waruwu 

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB