Sabtu, 13 Juni 2026

Gemuruh Prestasi di SMPN 7 Nganjuk, Borong Juara dari Seni Tradisi hingga Olahraga Modern

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Kamis, 23 April 2026 | 21:55 WIB
Siswa-siswi SMPN 7 Nganjuk yang memborong Juara dari Seni Tradisi hingga Olahraga Modern (Istimewa)
Siswa-siswi SMPN 7 Nganjuk yang memborong Juara dari Seni Tradisi hingga Olahraga Modern (Istimewa)

NAWACITAPOS.COM — Di tahun 2026 menjadi momentum emas bagi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Nganjuk, Jawa Timur. Sekolah yang dikenal dengan semangat religius dan pelestarian budaya ini berhasil mengukir prestasi gemilang di berbagai lini, mulai dari ketangkasan berbahasa Jawa, harmoni selawat Al Banjari, hingga kemahiran olahraga strategis, Petanque.

Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari campur tangan dingin Minarti, S.Pd., M.Pd. Plt Kepala SMPN 7 Nganjuk, yang selalu menggelorakan kedisiplinan, inovasi metode pembelajaran, dan dukungan penuh dari seluruh elemen sekolah.

1. Menghidupkan Marwah Bahasa: Kemenangan dalam Dongeng Jawa

Siswi yang memenangkan lomba Dongeng Jawa (Istimewa)

Dalam upaya melestarikan budaya adiluhur, tim mata pelajaran Bahasa Jawa SMPN 7 Nganjuk menerapkan metode pembelajaran yang sangat detail. Fokus utama bukan sekadar menghafal teks, melainkan pada tata bahasa dan fonetik yang presisi.

Baca Juga: Prahara di Rumah Ka’bah: Badai Pemecatan Massal Terbesar dalam Sejarah Politik Indonesia

Para siswa digembleng secara intensif selama dua bulan untuk menguasai perbedaan halus namun krusial dalam fonem bahasa Jawa, seperti pembedaan pengucapan dha, da, ta, dan tha.

  • Antawacana (Dialog Peran): Siswa dilatih menghidupkan karakter melalui dialog yang hidup.
  • Digital Literacy: Selain bimbingan guru, siswa didorong mengeksplorasi referensi dari YouTube dan internet untuk memperkaya teknik bercerita.

Hasilnya? Siswa tidak hanya tampil sebagai pendongeng, tetapi sebagai pelestari bahasa yang fasih dan berkarakter.

2. Harmoni Langit: Kedigdayaan Tim Hadroh As Sab-ah

Gema selawat juga membawa harum nama sekolah melalui Festival Sholawat Al Banjari. Pembinaan Tim Hadroh As Sab-ah dilakukan dengan pendekatan teknis yang sangat ketat dan profesional. Pembina menekankan tiga pilar utama:

Baca Juga: GEGER! Jusuf Kalla Buka Kartu: Bongkar Masa Lalu Jokowi hingga Tudingan Skenario Ijazah

  • Teknik Dasar & Rumusan: Penguasaan pukulan dari irama dasar hingga variasi rumit, dengan memperhatikan akurasi power serta keserasian tempo.
  • Arsitektur Vokal: Pengaturan harmoni yang kompleks, memadukan vokal utama dengan backing vocal (suara 1, 2, 3) hingga suara Bariton demi menciptakan simfoni yang khidmat.
  • Etika & Chemistry: Kekompakan tim dibangun di atas rasa saling percaya, kedisiplinan posisi duduk, hingga adab di atas panggung yang menjadi nilai tambah di mata juri.

3. Kejutan di Lapangan: Kuartet Petanque yang Tangguh

Tak hanya di bidang seni dan religi, SMPN 7 Nganjuk juga menunjukkan taringnya di bidang olahraga. Cabang olahraga Petanque menyumbangkan empat medali sekaligus yang semakin mempercantik etalase prestasi sekolah.

Perjuangan ananda dari kelas 8.9 ini membuktikan bahwa siswa SMPN 7 Nganjuk mampu bersaing dalam olahraga yang menuntut konsentrasi tinggi ini.

Adapun Daftar Peraih Juara Petanque:

  1. Syarifa: Kelas 8.9, Juara 2
  2. Devan: Kelas 8.9, Juara 3
  3. Aira: Kelas 8.9, Juara 3
  4. Nadia: Kelas 8.9, Juara 3

Baca Juga: Menyingkap Tabir Surga yang Tercecer: Pesona Sembilan Suku dengan Paras Gadis Paling Jelita di Nusantara

Ungkapan Syukur dan Apresiasi

Plt Kepala SMPN 7 Nganjuk, Minarti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi para guru pembimbing dan semangat pantang menyerah para siswa.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini