pemilu

Surabaya Goyang! PPK dan Panwas Tiga Kecamatan Terancam 4 tahun Penjara

Jumat, 22 Maret 2024 | 21:08 WIB
(ka-kai) Heru Satrio Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jatim dan NTB ; Edi Sucipto Kader Gerindra pelapor penggelembungan suara di Dapil 3 Surabaya. (Nawi)

"Kami tidak mempermasalahkan partai PDIP secara kelembagaan partai Politik, yang kami permasalahkan adalah temuan kami mengarahnya ke sana," katanya.

Heru menjelaskan, ada penambahan-penambahan signifikan di partai PDIP, kemudian juga ada penambahan signifikan di calon nomor satu Adi Sutarwijono dan Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am, caleg nomer empat yang terjadi di kecamatan Bulak.

Kemudian di wilayah Gunung Anya, juga terjadi penambahan signifikan kepada caleg nomer 7, Tato Sapto Wahyudin.

Baca Juga: Caleg Surabaya Bahtiyar Rifai 'DIDUGA' Lakukan Money Politik

"Yang pasti, ini adalah kejadian masif yang terjadi merata hampir di setiap TPS, dan korelasinya ada di tingkat kota," sebut Heru kembali.

Terkait sudah disahkan hasil pemilu, Heru mengaku tidak masuk kearah situ, baik ditingkat kota, provinsi atau pusat melalui laporan sengketa pemilu. "Tapi jangan lupa ! pengadilan rakyat itu tetap berjalan. Kesalahan penyelenggara tidak akan benar dengan adanya pleno," tegasnya.

"Mereka sudah melakukan kesalahan, mereka melakukan sudah kejahatan, tetap akan ada pengadilan rakyat. Dan inilah bentuk pengadilan rakyat yang MAKI Jatim tampilkan," Tegas Heru. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini

KPU SURABAYA AJAK WARGA MENCOBLOS DI PILKADA 2024

Minggu, 24 November 2024 | 20:09 WIB

Bawaslu Surabaya Identifikasi 1.156 TPS Rawan

Minggu, 24 November 2024 | 17:26 WIB