Kamis, 4 Juni 2026

Siti Atikoh: Tidak Ada Mayoritas Atau Minoritas

Photo Author
- Kamis, 21 Desember 2023 | 09:05 WIB
Siti Atikoh Supriyanti, istri Calon Presiden Ganjar Pranowo, bertemu dengan komunitas dan relawan lintas agama di Surabaya pada Rabu (20/12/2023) sore. Sumber Foto : Portal DPD PDIP Jatim  (Nawi)
Siti Atikoh Supriyanti, istri Calon Presiden Ganjar Pranowo, bertemu dengan komunitas dan relawan lintas agama di Surabaya pada Rabu (20/12/2023) sore. Sumber Foto : Portal DPD PDIP Jatim (Nawi)

SURABAYA NAWACITAPOST - Siti Atikoh Supriyanti, istri Calon Presiden Ganjar Pranowo, aktif bersosialisasi dengan komunitas dan relawan lintas agama di Surabaya pada Rabu (20/12/2023) sore.

Atikoh membawa pesan tentang sikap toleransi yang diusung oleh suaminya, Ganjar Pranowo, yang tercermin dalam kepemimpinannya di Jawa Tengah.

Atikoh menekankan bahwa Ganjar selalu hadir, mendampingi, dan melindungi berbagai kelompok masyarakat agar mereka bisa beribadah dengan aman, nyaman, dan merdeka.

Baca Juga: PDIP Surabaya: Ganjar - Mahfud Paling Peduli Wong Cilik

"Di Jateng, kami berdiskusi agar tidak ada pemisahan antara mayoritas atau minoritas dalam pendirian tempat ibadah. Semua memiliki hak yang sama untuk beribadah," ungkap Atikoh.

Meski tumbuh dalam keluarga yang sangat religius, Atikoh mengaku bahwa dia dibesarkan dengan nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan.

"Sejak SD, saya memiliki teman dari berbagai ras dan agama. Kami saling mengingatkan untuk beribadah. Jadi, ketika berbeda, kita saling mengingatkan," jelasnya.

Baca Juga: Kedatangan Siti Atikoh Pranowo Meriahkan Jalan Tunjungan Surabaya

Atikoh menyampaikan bahwa potret keberagaman juga terlihat indah di Indonesia, dan nilai-nilai tersebut harus terus dijaga.

Ia menyoroti dukungan yang diberikan oleh berbagai agama selama perayaan Natal dan Lebaran di Surabaya.

Menurut Atikoh, Indonesia telah sepakat pada Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 untuk menjaga kebhinekaan dan toleransi.

Baca Juga: Siti Atikoh Kunjungi Surabaya 19-20 Desember, Warga, Relawan, hingga Kader Partai Tak Sabar Menyambut

"Kalau sekarang ada yang mempertanyakan, itu pasti orang yang mencoba membelokkan sejarah," tandasnya.

Eri Cahyadi, Jurkam Nasional Ganjar Pranowo – Mahfud MD, menegaskan bahwa Surabaya dibangun dengan prinsip toleransi dan keberagaman.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU SURABAYA AJAK WARGA MENCOBLOS DI PILKADA 2024

Minggu, 24 November 2024 | 20:09 WIB

Bawaslu Surabaya Identifikasi 1.156 TPS Rawan

Minggu, 24 November 2024 | 17:26 WIB