NU memiliki makna stretegis, karena selama ini NU tanpa diminta sudah melaksanakan fungsi pendidikan, mendirikan rumah sakit dan pemberdayaan masyarakat yang mestinya menjadi tugas pemerintah.
Baca Juga: Jangan Pernah Silau Dengan Harta dan Kekuasaan
Gus Yahya juga meminta kepada pak Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengoptimalkan pelayanan umum bagi masyarakat agar tujuan kesejahteraan rakyat segera terwujud.
Pak Prabowo merasa berhutang budi pada NU dan akan berusaha untuk memenuhi janji tersebut. NU yang selama ini mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat, perlu dimaksimalkan kerjasamanya agar pembangunan Nasional bisa cepat tercapai.
Baca Juga: Idul Fitri Menyadarkan Diri Kita, Kalau Kita Bukan Siapa Siapa !!
Pak Prabowo selama ini merasa bangga karena sebagai kader NU, beliau selalu bersama kyai dimanapun berada, karena sebagai tentara selalu membutuhkan kyai untuk menjaga stabilitas keamanan dan politik.
Pak Prabowo merasa bangga dan senang sebagai tukang pijet gus Dur yang notabene Tokoh sentral NU. Beliau mengenang bagaimana kedekatan dengan Gus yang tidak bisa dimiliki oleh orang lain. Pemikiran Gus Dur yang jauh kedepan dan visioner sangat bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan negara.
Baca Juga: Idul Fitri dan Sekolah Kehidupan
Prabowo bangga terhadap PBNU yang memiliki pemikiran global dan visioner. Pemikiran global dan visioner merupakan warisan gus Dur yang hingga sekarang masih sejalan dengan perkembangan zaman. Pemikiran besar gus Dur hingga sekarang masih diteruskan oleh kader kadernya di PBNU
Selama ini NU selalu sejalan dengan pemerintah karena yang dilakukan pemerintah tidak melanggar nilai nilai ajaran Islam yang diperjuangkan oleh NU. NU berharap pemerintah harus semaksimal mungkin untuk mempercepat tujuan bernegara, yaitu terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.
Baca Juga: Apa Kabar PMII Hari Ini ???
Karena arah Pemerintah yang sejalan dengan visi perjuangan NU, maka NU benar benar menjaga betul dalam memberikan sikap dan dukungan Islam yang rahmatan lil alamin bisa terwujud.
Ketika Prabowo sadar memiliki janji dengan NU dan menyampaikan dirinya sebagai kader NU, kita semua berharap kedepan kebijakan pemerintah benar benar sejalan dengan perjuangan NU. Perjuangan NU membangun masyarakat semakin mudah, kesejahteraan rakyat NU dan seluruh rakyat Indonesia bisa segera terwujud.
Baca Juga: Sampai Kapan Kartini Indonesia Mengejar Emansipasi!!
Hanya NU yang dari dulu berpandangan bahwa Ulil Amri adalah Pemerintah, pemerintah yang selalu menempatkan agama sebagai pedoman dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan umum dan syar’i.