news

Penentu Pilpres 2024, Ujang Komarudin : Elektabilitas, Cawapres, Koalisi Partai dan Relawan 

Jumat, 21 Juli 2023 | 23:24 WIB
Pengamat Politik Ujang Komarudin dari Universitas Al Azhar.Foto tangkapan layar chanel YouTube Nawacita Politik TV, Jumat (21/7/2023).

NAWACITApost.com – “Kalau bicara Capres, pertama harus dilihat elektabilitas, kita bicara pengalaman Pak SBY tahun 2004, kenapa Pak SBY menang, karena elektabilitasnya unggul di atas 60 persen. Demikian juga dengan Pak Jokowi tahun 2014, elektabilitasnya lebih dari 60 persen,” kata Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Jakarta, Ujang Komarudin dalam Chanel YouTube Nawacita Politik TV di acara Sekaranglah Waktunya yang dipandu Otoli Zebua, di studio Nawacita TV,  kawasan Kota Bekasi, Kamis (20/7/2023), yang tayang pada Jumat (21/7/2023).

“Demikian juga dengan ketiga Capres saat ini (baca : Pilpres 2024), ada Pak Ganjar, Pak Prabowo dan Pak Anies, elektabilitasnya belum sampai 60 persen, hanya 30 persen, dan ada bisa naik turun,jelas pengamat politik yang suka memakai topi.

Kata Ujang, elektabilitas dilakukan lembaga survei secara berjenjang.

Namun, selain elektabilitas, juga pasangan atau cawapresnya. Kelompok manakah dari militer, Islam, luar Jawa, pengusaha, birokrat, dan unsur lainnya.

Tilik saja Capres Ganjar yang bisa diusung PDIP atau berkoalisi dengan partai lain di luar PDIP.

Prabowo, kalau Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Ketum PKB) tidak dijadikan cawapres, maka Prabowo bisa ditinggal.  Nah, kalau ditinggal, Gerindra harus mencari penggantinya. Ada tiga cawapres, Cak Imin, Erick Thohir dan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto.

Demikian juga dengan Anies,yang diusung koalisi perubahan (Nasdem, PKS dan Demokrat). Pendampingnya dikabarkan, AHY atau Yenny Wahid. Namun itu bisa berubah sesuai dengan dinamika politik yang berkembang.

Mendapat perhatian juga, koalisi partai dan relawan sangat menentukan dalam pemenangan Pilpres 2024, pungkasnya.

 

Tags

Terkini