news

Kombinasi Sipil-Militer Lebih Disukai Publik

Jumat, 19 Mei 2023 | 14:27 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com - Kolaborasi sipil-militer untuk pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2024 mulai menguat di masyarakat. Salah satunya disuarakan oleh Sekjen Sekber Jokowi Nusantara Tomson Manurung yang menyatakan, kombinasi pasangan capres-cawapres tersebut patut dipertimbangkan partai politik.

Ia lantas menawarkan, pasangan capres dan cawapres dari kalangan sipil-militer yang cocok adalah Ganjar Pranowo dengan Moeldoko. "Koalisi partai harus mempertimbangkan hal ini dalam memilih calon cawapres pak Ganjar Pranowo. Pasangan Pak Ganjar dengan Pak moeldoko disuarakan masyarakat di berbagai daerah," kata Tomson, di Jakarta, Jumat (19/5/2023).

Ia melihat ada kedekatan antara kedua tokoh ini. Sehingga, menurut Tomson, Ganjar-Moeldoko merupakan pasangan yang ideal untuk melanjutkan program dan pembangunan yang dibuat oleh Presiden Joko widodo (Jokowi).

Masyarakat, kata dia, sangat berharap TNI yang kuat dan mumpuni untuk menjawab semua tantangan bangsa ke depan. Untuk mewujudkan itu, tentu pasangan Ganjar dengan Moeldoko menjadi jawabannya.

"Suara rakyat bawah tentu harus kita dengar dan hal itu konsekuensi dari situasi yang sangat mencekam saat ini," kata dia.

Secara universal, tugas tentara memang untuk berperang. Tetapi pada masa damai, tentara akan turun ke lapangan untuk membantu kesulitan rakyatnya dan membantu program pembangunan pemerintah. Karena pada masa damai sesungguhnya merupakan suatu masa bagi negara sedang menyiapkan diri untuk berperang. Hal ini merupakan kekuatan yang dasyat bila keinginan rakyat terwujud dengan narasi sipil-militer .

Lebih jauh, Tomson membeberkan, latar belakang Ganjar yang dibesarkan di lingkungan marhaenis sekaligus anak idiologisnya Bung Karno. Ganjar sendiri merupakan cucu menantu dari tokoh kyai besar, sekaligus pejuang kemerdekaaan KH Hisyam Abdul Karim.

"Menurut Gus Baha, Kyai Hisyam memang merupakan ulama yang sangat disegani dan dihormati di matanya. Dari uraian Gus Baha, tentu ke-NUan-nya Pak Ganjar tidak diragukan lagi," kata Tomson.

Sementara itu, Moeldoko merupakan seorang prajurit tulen. Karier yang moncer di bidang militer tentu sangat memahami permasalahan geopolitis dan geostrategis yang kelak memudahkan kerja-kerja pemerintahan ketika Ganjar dan Moeldoko menjadi pasangan presiden dan wakil presdein RI.

Berikut sekilas tentang karir Moeldoko, peraih Adhi Makayasa - Tri Sakti Wiratama tahun 1981.

1. Asops Kasdam VI/Tanjung Pura.
2. Dirbindiklat Pusseni Komandan Rindam VI/Tanjung Pura (2005).
3. Komandan Korem 141/Todopuli Bone (2006).
4. Pa Ahli Kasad Bidang Ekonomi (2007).
5. Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD (2008).
6. Kasdam Jaya (2008).
7. Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (2010).
8. Panglima Kodam XII/Tanjungpura (2010).
9. Panglima Kodam III/Siliwangi (2010).
10. Wakil Gubernur Lemhannas (2011).
11. Wakasad (2013).
12. KSAD (2013).
13. Panglima TNI (2013-2015).
14. Kepala Staf Kepresidenan (2018 s.d.sekarang).

 

Tags

Terkini