news

Ira Riswana Sebut Keluarga Korban Minta Dibangunkan Masjid Seharga Mercy

Selasa, 4 April 2023 | 12:09 WIB
Foto: Instagram

Jakarta, Nawacitapost.com-Artis Ira Rayani Riswana atau Ira Riswana membantah bahwa ia memberikan uang damai sebesar Rp 15 juta untuk keluarga Bayu, korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan anaknya.

Kecelakaan Beruntun Truk di Tol Dalkot Arah Cawang Pagi Ini

Sebagai informasi, anak Ira Riswana berinisial MMI yang kala itu mengemudi mobil Mercedes-Benz (Mercy) menabrak pelajar SMA, Syamil dan Bayu yang sedang berboncengan motor.

“Saya enggak pernah memberi uang damai apa pun dan saya tidak pernah mau berdamai itu pakai uang, tidak,” kata Ira di Polres Jakarta Selatan, Senin 3 April 2023.

Dari Bantargebang, 2 Truk Sampah DKI Kecelakaan di Narogong

Ira mengatakan, uang yang dia berikan ke keluarga Bayu hanya uang belasungkawa, bukan uang damai.

Namun, saat itu uang belasungkawa tersebut ditolak oleh keluarga Bayu.

"Saya tidak pernah memberi uang damai, tidak, dan setelah pertemuan dijelaskan tuntutannya apa saja, yaitu aku agak kaget. Ibunya bilang bahasanya, 'saya saya tak mau (menerima karena tak mau) menjual nyawa anak saya.' Oh ya udah ini uang belasungkawa, enggak ada uang damai tuh tidak ada, kita berpegang ke fakta hukum yang ada,” ucap Ira.

Kuasa hukum anak Ira Olop Turnip mengatakan, pihak korban justru meminta kliennya membangun masjid seharga Mercy.

Menurut keluarga Ira, hal itu tak relevan karena anaknya tak sepenuhnya bersalah atas kecelakaan tersebut.

"Pihak dari almarhum meminta ingin membangun mesjid seharga dari mobil yang ditabrak. Kita bilang kurang relevan karena kejadian ini bukan yang kami mau. Ini kecelakaan yang terjadinya adalah adanya pelanggaran lampu merah dari pihak motor," kata Olop.

"Jadi enggak ada namanya kita kasih Rp 15 juta dan kita paksa tanda tangan (untuk damai) tidak ada itu, karena penyelesaian kita bukan untuk damai, untuk mufakat aja, seperti itu,” lanjut Olop.

Ira menambahkan selain meminta membangun masjid, keluarga korban juga minta ia untuk menyekolahkan adik korban.

Bahkan, semua tagihan acara tahlilan diserahkan ke keluarga Ira karena anaknya terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Dari pihak mereka juga meminta saya menyekolahkan adiknya (Bayu, korban tewas) sampai selesai dan memberikan rincian tahlilan dan semuanya, kami punya buktinya,” kata Ira.

Bahkan kata Ira, keluarganya juga diancam untuk memviralkan kecelakaan itu apabila tidak menuruti keinginan keluarga Bayu.

"Dari pihak korban juga ada pengancaman terhadap kami seperti akan memviralkan, itu ada buktinya semua pada kami,” ucap Ira.

Ira mengatakan, anaknya sudah diproses secara hukum. Dia menegaskan walau suaminya adalah seorang polisi Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), tetapi tak ada perlakuan khusus.

Kata Ira, kasus kecelakaan mobil yang melibatkan anaknya itu tinggal menunggu hasil dari gelar perkara penyidik Lantas Polres Metro Jakarta Selatan.

"Dan sebenernya kita tinggal menunggu dari gelar perkara. Sebenarnya dari hari kedua, kalau dibilang tidak ada upaya polisi, itu bohong. Karena dari hari kedua pun anak aku udah di BAI (berita acara interview), periksa saksi saksi semua udah di BAI, bukti-bukti pun sudah ada,” tutur Ira.

Tags

Terkini