Jakarta, NAWACITApost.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan pemerintah sudah memiliki cara untuk menyelesaikan masalah tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.
Diketahui sebelumnya, daerah asal IKN Nusantara tersebut, yakni berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang sebagian wilayahnya masuk dalam kawasan ibu kota negara Indonesia baru.
Dikutip dari lipuran6.com, Moeldoko menyampaikan sistem dan tata cara pengadaan tanah diselesaikan melalui appraisal independen dan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
"Soal harga tanah bukan ranah kewenangan dirjen di satu kementerian. Tapi yang jelas, pemerintah sudah memiliki cara untuk pengadaan tanah agar bisa diselesaikan dengan cepat, adil, dan sesuai dengan aturan," ujar Moeldoko.
Sementara itu, Moeldoko justru meminta masyarakat adat di sekitar lokasi IKN untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan ketenagakerjaan.
"Ke depan banyak peluang baru. Ikuti berbagai sertifikasi ketenagakerjaan, dan ciptakan produk-produk yang dibutuhkan warga di IKN nantinya. Jadi mulai sekarang siapkan diri baik-baik," ujarnya.
Moeldoko menegaskan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur bukan hanya kepindahan secara fisik. Namun, mewujudkan pembangunan dengan pendekatan Indonesia sentris, adil, merata, dan menciptakan budaya kerja yang sama sekali baru.
Ia juga memastikan, pembangunan dan pemindahan ibu kota negara bisa menjadi pengungkit bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan IKN dan daerah penyangga.
"Jelas pemerintah tidak pernah meninggalkan masyarakat adat dan sekitar. Justru pemerintah mendorong masyarakat terlibat dalam pembangunan IKN," tegas Moeldoko.