news

Terkait Hak-hak Normatif Karyawan PT Gunawan Fajar, PLT Bupati Nganjuk Kantongi 16 Item Catatan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:30 WIB

Nganjuk, NAWACITAPOST.COM - Kehadiran Marhaen Djumadi PLT Bupati Nganjuk di tengah-tengah karyawan/buruh atau pekerja PT Gunawan Fajar, tidak hanya hadir menampung aspirasi dari para pekerja/buruh yang tergabung dalam FSBI melainkan dirinya mengatakan sudah ngantongi 16 item catatan untuk PT Gunawan Fajar yang berada di Desa Jegreg, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Ketika diwawancarai oleh jurnalis Nawacitapost.com Marhaen Jumadi mengatakan sebenarnya tim PT Gunawan Fajar ini kan agak lama ya, saya memantau terus perkembangannya mulai dari mogok kerja, kemudian tidak puas terhadap hak-hak normatif buruh/bekerja atau karyawan, terutama yang pekerja/buruh atau karyawan yang lama, karena kalau yang baru kan cenderung aman, karena apa mereka adalah pekerja/buruh atau karyawan outsourcing.

"Maka besok kita akan langsung action, kita panggil, dan kita undang satu owner, pengawas dari Provinsi, termasuk dari perwakilan buruh/bekerja atau karyawan, saya punya catatan tadi kurang lebih 16 item, diantaranya adalah gaji/upah kemudian jumlahnya yang masih di bawah UMK, juga dicicil, juga tentang THR, kepesertaan BPJS kesehatan ataupun tenagakerjaan, termasuk hak izin cuti dan banyak hal yang tadi disampaikan pekerja/buruh atau karyawan PT Gunawan Fajar," kata pria yang biasa dipanggil akrab Kang Marhaen pada Rabu, (17/08/2022) siang.

-


Kang Marhaen menambahkan bahwa pihaknya karena sudah dua kali perundingan bipartite, pada Rabu, (22-27/04/2022) menurutnya ini sudah langsung proses kesepakatan bersama.

"Ya kita nanti minta komitmennya, mulai dari upah/gaji, keikutsertaan BPJS kesehatan maupun ketenagakerjaan, masalah upah lembur, dan seterusnya, kira-kira PT Gunawan Fajar seperti apa, jadi besok kita undang sekitar pukul 13.00 WIB, keatas," imbuh Kang Marhaen.

Lanjut Kang Marhaen mengatakan bahwa, hari ini kami hanya bertemu dengan perwakilan FSBI dari pusat, termasuk karyawan/buruh atau pekerja yang ada di sini.

"Kalau untuk pihak manajemen PT Gunawan Fajar sementara belum ada, kita tadi masuk ke area perusahaan hanya ngobrol-ngobrol ringan bersama kawan-kawan security saja," ujar Kang Marhaen.

Masih tetap bersama Kang Marhaen mengungkapkan bahwa selaku bapak daripada warga masyarakat di Kabupaten Nganjuk, kalau ada permasalahan yang tidak selesai-selesai kita harus turun ke lapangan.

"Sekali lagi saya jelaskan sebagai Pemimpin, Pemerintah harus hadir di masyarakat untuk ikut serta menyelesaikan permasalahan tersebut, tujuan kita adalah kita bentuk Kawasan Industri Nganjuk (King) dalam rangka mensejahterakan masyarakat, maka tatkala masyarakat tidak sejahtera berarti ada tanda tanya, siapa yang salah begitu," ungkap Kang Marhaen.

Kang Marhaen menegaskan di era kepemimpinannya akan memantau komitmen perusahaan yang ada di Kabupaten Nganjuk, harus pro dengan masyarakat Nganjuk, termasuk ijinnya akan kita bantu.

"Karena sekarang itu yang masih antri masuk Nganjuk kurang lebih ada 83 perusahaan, jadi kita sudah menyiapkan dan mengajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), kurang lebih 1200 hektar untuk King ini, kita berharap betul program ini bermanfaat untuk masyarakat Nganjuk," ucap Kang Marhaen.

Kang Marhaen bersyukur Alhamdulillah karena selama ini sudah bagus, yang agak trouble hanya di PT Gunawan Fajar saja," pungkasnya.(Skr/Sin)

Tags

Terkini